Polisi: Lubang Gedung Simatupang Belum Pasti Akibat Peluru

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 17/04/2021 10:18 WIB
Kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab lubang di kaca lantai 8 Gedung Sovereign Plaza, Jalan TB Simatupang. Ilustrasi lubang karena tembakan peluru. (kira_fotografie/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hasil olah Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri belum selesai sehingga kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab lubang di kaca lantai 8 Gedung Sovereign Plaza, Jalan TB Simatupang.

"Belum dipastikan peluru ya, karena masih diolah TKP sama Labfor Mabes Polri. Hasilnya belum selesai," ucap Kapolsek Cilandak Kompol Iskandarsyah kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (17/4).

Sampai saat ini, dia mengatakan kepolisian masih mencoba mengumpulkan fakta-fakta, dan telah memeriksa beberapa saksi serta rekaman kamera CCTV, namun belum ditemukan bukti-bukti baru.


"Kita sudah mengumpulkan saksi-saksi yang melihat ada lubang di lantai 8 itu. Sehari sebelumnya, malam belum ada. Paginya sudah ada. Itu sih fakta-fakta yang sudah ditemukan. Yang lainnya nihil petunjuknya," ujarnya.

"CCTV kita cek di luar karena dari dalam enggak ada aktivitas yang mencurigakan. Di luar masih dicari, karena kan itu menghadap Gedung-gedung juga," ujarnya.

Sebelumnya, keterangan saksi menyatakan lubang di Gedung Sovereign Plaza diduga akibat peluru. Namun, pihak kepolisian belum menemukan bukti fisik peluru itu ada.

Selain itu, Iskandar juga menyebutkan lubang di kaca tersebut cukup besar yaitu sekitar 2,5 sentimeter.

"Kalau lempengan ada, pecahan kaca ada masih diuji di labfor. Pelurunya enggak ada cuma ada lempengan logam dan kaca. Kalau saksi enggak tau proyektil, karena itu lubangnya gede 2,5 cm," ucap dia.

Iskandar mengatakan fakta penyebab lubang tersebut kemungkinan baru akan diketahui pekan depan setelah hasil Labfor Mabes Polri keluar.

"Paling minggu depan sih ya. Tergantung Labfor, biasanya seminggu, karena kalau itu peluru, pasti langsung udah tau arahnya dari mana, lengkap laporannya bukan cuma menyatakan peluru aja. Soalnya kita belum bisa bilang itu peluru," ujarnya.

Diketahui, Insiden diduga peluru nyasar di Gedung Sovereign Plaza di TB Simatupang, Jakarta Selatan terjadi pada Kamis (15/4). Kejadian itu pertama kali diketahui oleh pegawai office boy yang sedang membersihkan ruangan HGRA room di lantai 8 pada pagi hari.

Saksi mengklaim menemukan proyektil peluru di atas karpet dan langsung melapor ke Polsek Cilandak. Benda yang diduga peluru itu menyebabkan kaca di lantai 8 gedung itu berlubang sebesar 2,5 centi meter.

(yli/vws)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK