UPDATE CORONA 20 APRIL 2021

Kasus Covid-19 Capai 1.614.849, Meninggal Bertambah 210 Orang

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 20/04/2021 17:44 WIB
Positif Covid-19 di Indonesia mencapai 1.614.849 kasus pada Selasa (20/4), sementara angka kematian terkait virus corona menembus angka 43.777 orang. Petugas kesehatan menjemput pasien Covid-19 di Jakarta, Minggu (13/12/2020). (ANTARA FOTO/FAUZAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kasus kematian terkait Covid-19 di Indonesia bertambah 210 jiwa pada Selasa (20/4). Dengan demikian jumlah orang yang meninggal karena virus corona mencapai 43.777 orang.

Hari ini kasus positif Covid-19 bertambah 5.549 orang. Dengan begitu total kasus infeksi virus corona mencapai 1.614.849 orang sejak wabah berjangkit di Indonesia pada Maret 2020.

Dari jumlah tersebut, data Satgas Penanganan Covid-19 menunjukkan sebanyak 1.468.142 orang dinyatakan sembuh atau bertambah 6.728 orang yang sembuh dalam sehari.


Kasus aktif atau pasien positif Covid-19 yang masih dalam perawatan dan isolasi mandiri tercatat sebanyak 102.930 orang, berkurang 1.389. Sementara kasus suspek Covid-19 mencapai 63.581 orang.

Sementara spesimen yang diperiksa di laboratorium kesehatan seluruh Indonesia tercatat 69.207 sampel.

Data pada satu hari sebelumnya, Senin (19/4), menunjukkan angka kumulatif kasus Covid-19 mencapai 1.609.300 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.461.414 orang dinyatakan sembuh dan 43.567 orang meninggal.

Hingga kini, program vaksinasi Covid-19 pun terus dikebut, meskipun belakangan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sempat mengeluhkan sulitnya vaksinasi pada kelompok lansia.

Selain itu, pasokan vaksin corona diprediksi menurun pada beberapa bulan ke depan. Karena itu, Kementerian Kesehatan mengurangi target vaksinasi Covid-19 menjadi 250-300 ribu dari yang semula 500 ribu dosis dalam sehari.

Saat ini pemerintah masih berupaya menangani pandemi, termasuk dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kebijakan pembatasan kegiatan juga masih diterapkan, terlebih jelang perayaan Idulfitri atau Lebaran pada Mei mendatang.

Presiden Joko Widodo melarang masyarakat mudik Lebaran mulai 6-17 Mei 2021 demi mengerem laju penularan virus corona. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan perjalanan keluar daerah sebelum dan sesudah tanggal tersebut. Meski demikian tempat wisata tetap dibuka.

Masyarakat yang boleh mudik ke kampung halaman hanya yang memiliki kepentingan mendesak. Bepergian ke luar kota pun diperbolehkan asalkan berkaitan dengan distribusi logistik.

Berkaca pada lonjakan kasus akibat mobilitas tinggi tiap tiba masa libur panjang, jadi alasan mudik dilarang kembali tahun ini. Pada perayaan Idulfitri tahun lalu, kasus melonjak hingga mencapai 600 kasus per hari.

Infografis Jejak Setahun Virus Corona Menginfeksi DuniaInfografis Jejak Setahun Virus Corona Menginfeksi Dunia. (CNN Indonesia/Basith Subastian)
(pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK