IDI Sanksi Dokter Kevin 6 Bulan Terkait Konten TikTok

CNN Indonesia | Kamis, 22/04/2021 11:58 WIB
IDI menjatuhkan sanksi 6 bulan pembekuan kegiatan kepada dokter Kevin Samuel atas konten yang diunggah di aplikasi TikTok. Ilustrasi. IDI menjatuhkan sanksi 6 bulan kepada dokter Kevin Samuel terkait konten TikTok. (Foto: Pixabay/DarkoStojanovic)
Jakarta, CNN Indonesia --

Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Pusat Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) memutuskan untuk menjatuhkan sanksi kepada dokter muda Kevin Samuel Marpaung imbas unggahan video Kevin dalam aplikasi TikTok yang sempat viral di media sosial.

Sanksi yang diberikan masih tergolong sanksi perbuatan ringan-sedang atau kategori satu dan dua. Dengan putusan itu Kevin diganjar pembekuan kegiatan selama enam bulan.

"IDI cabang Jakarta Selatan telah mengenakan sanksi kepada yang bersangkutan sesuai dengan kategori pelanggaran sanksinya, termasuk kategori satu dan kategori dua yang terukur tentu selama 6 bulan," kata Ketua IDI Cabang Jakarta Selatan M Yadi Permana dalam jumpa pers, Kamis (22/4).


Yadi menjelaskan sidang etik kasus Kevin dilaksanakan selama tiga kali yakni 17, 18, dan 19 April secara tertutup. Ia juga menyatakan seluruh keputusan yang diambil pihaknya telah sesuai dengan regulasi dan tata tertib organisasi kedokteran.

"Dalam hal ini yang melakukan investigasi dan persidangan adalah majelis kehormatan dan etika kedokteran IDI cabang Jakarta Selatan," kata dia.

Di tempat yang sama, Kevin mengucapkan permintaan maaf secara langsung kepada publik dan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) atas perbuatannya. Ia mengaku pengambilan video yang kemudian viral itu dilakukannya tanpa pikir panjang.

Kevin juga meyakinkan kepada publik khususnya para wanita untuk tidak takut memeriksakan diri terhadap tenaga kesehatan yang berbeda gender.

"Saya bersedia menerima konsekuensi yang diberikan yang sesuai dengan perbuatan saya, dan untuk ke depannya saya akan menjaga nama baik profesi saya. Atas kebaikan dan kemurahan hati untuk semua orang yang memaafkan saya, saya mengucapkan terima kasih," kata Kevin.

Polemik ini bermula saat Kevin mengunggah video berdurasi 15 detik yang berisi adegan pemeriksaan vaginal touche melalui akun TikTok miliknya @dr.kepinsamuelmpg pada Sabtu, (17/4).

Namun unggahan itu menuai kecaman publik, sebab dianggap melecehkan perempuan secara umum dan pasien perempuan yang membutuhkan layanan kesehatan secara khusus. Sementara itu, akun Tiktok Kevin Samuel telah hilang, akun Instagram dan Twitter miliknya juga telah diprivate. Namun video tersebut terlanjur viral dan tersebar di Tiktok, Instagram dan Twitter.

Unggahan Kevin itu juga mendapat kecaman dari Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual (Kompaks) dan Gerakan Dokter Anti Stigma. Menurut mereka, unggahan Kevin itu sarat memberikan candaan bernuansa seksual sekaligus merendahkan perempuan.

(khr/pris)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK