PKS Pertama Kali Temui PDIP: Persatuan Nasionalis dan Agamis

CNN Indonesia | Selasa, 27/04/2021 17:38 WIB
PKS mengklaim pertemuan dengan PDIP dilakukan untuk membangun persatuan antara kekuatan nasionalis dan agamis demi memajukan Indonesia. Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambangi Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk pertama kali pada hari ini, Selasa (27/4).

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengakui bahwa kunjungan ke Kantor DPP PDIP ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh partainya. Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk membangun persatuan antara kekuatan nasionalis dan agamis demi memajukan Indonesia.

"Benar [untuk pertama kali]. Silaturahmi Ramadhan PKS dengan PDIP membangun persatuan kekuatan nasionalis dan agamis untuk memajukan negeri," kata Mardani kepada CNNIndonesia.com, Selasa (27/4).


Kendati demikian, pucuk pimpinan kedua partai yakni Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak ikut dalam pertemuan itu.

Dalam kunjungan itu, Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Al-Habsyi menjadi pimpinan rombongan pengurus DPP PKS. Sedangkan pengurus DPP PKS yang turut serta dalam kunjungan itu antara lain Mardani Ali Sera, Jazuli Juwaini, Ecky Awal Muharram, Anis Byarwati, Rofik Hananto, Sukamta, Moh Rozaq Asyhari, Ahmad Fathul Bari, serta Haryo Setyoko.

Sementara, jajaran DPP PDIP yang menerima kunjungan PKS antara lain Ahmad Basarah, Wiryanti Sukamdani, Hamka Haq, I Made Urip, Sukur Nababan, Sudin, Diah Pitaloka, Agustina Wilujeng, Zuhairi Misrawi, Yoseph Adhi Dharmo, serta Hasto Kristiyanto sebagai pimpinan.

Mardani pun menyampaikan bahwa sejumlah topik menjadi pembahasan dalam pertemuan antara PKS dengan PDIP yang antara lain terkait penanganan pandemi Covid-19, penguatan ekonomi nasional, hingga peningkatan kualitas pemilu dan demokrasi.

Mardani menyatakan, PDIP juga sempat berbagai pengalaman menjadi partai oposisi atau di luar pemerintahan dengan PKS.

"PDIP mengingatkan menjadi oposisi itu bagus. Pengalaman 10 tahun PDIP menjadi oposisi menjadi bekal memerintah sekarang. PDIP apresiasi sikap PKS menjadi oposisi," tutur anggota Komisi II DPR RI itu.

(mts/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK