Bobol Data dan Kuras Saldo WNA, 9 Peretas Dibekuk di Sulsel

CNN Indonesia | Kamis, 06/05/2021 21:39 WIB
Ditreskrimum Polda Sulsel meringkus sembilan orang yang terkait kasus hacker jaringan internasional di Kabupaten Soppeng. Ilustrasi penangkapan. (Istockphoto/D-Keine)
Makassar, CNN Indonesia --

Jaringan peretas alias hacker internasional diringkus kepolisian di sebuah rumah BTN Tompo Robani, Kelurahan Lalabatarilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Kepala Subdirektorat V Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel Kompol Suprianto mengatakan komplotan ini ditangkap saat menjalankan aksi kejahatannya di sebuah rumah.

"Ada sembilan orang yang ditangkap dalam kasus hacker jaringan internasional atau ilegal akses di Kabupaten Soppeng," kata Kompol Suprianto, Kamis (6/5).


Para pelaku ini sebut Suprianto masing-masing berinisial EDV (24), R (24), SH (20), MAM (22), AR (20), SS (23), MZ (25), HE (27) dan TR (30). Hingga berita ini ditulis pada Kamis siang, Suprianto mengatakan mereka masih menjalani pemeriksaan.

"Masih diperiksa di Mapolres Soppeng," ujarnya.

Suprianto menjelaskan berdasarkan keterangan para pelaku bahwa aksinya mereka lakukan dengan mengakses sistem elektronik milik para korban, sehingga pelaku dapat membobol data korbannya.

"Korbannya ini rata-rata warga asing, mereka membobol data debet korban lalu menguras isi saldo korbannya. Tapi saat masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dulu," jelas Suprianto.

(mir/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK