'Lawatan' Demokrat hingga Golkar untuk Ridwan Kamil

CNN Indonesia | Minggu, 06/06/2021 06:53 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil alias Emil menerima kunjungan dari Ketum Demokrat AHY dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto dalam sepekan terakhir. Gubernur Jabar Ridwan Kamil alias Emil menerima kunjungan dari Ketum Demokrat AHY dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto dalam sepekan terakhir. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima kunjungan dari petinggi partai politik (parpol). Dalam sepekan terakhir, setidaknya Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengunjungi Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

AHY menyempatkan diri berkunjung ke rumah dinas Emil di Bandung pada Jumat (4/6) lalu. Pertemuan itu lantas diunggah melalui foto-foto yang dipublikasikan di akun Twitter pribadi AHY.

Sehari setelahnya, Sabtu (5/6), giliran Airlangga bertemu dengan Emil di Hotel Intercontinental, Bandung. Dalam foto yang beredar, keduanya terlihat tengah menyantap makan bersama.


Kunjungan tersebut ramai menjadi perbincangan, mengingat Emil kerap disebut-sebut menjadi calon presiden pada perhelatan pemilihan presiden pada 2024 mendatang.

Kepada wartawan, Emil mengaku pertemuan tersebut salah satunya membahas isu politik. Ia sekaligus memberikan dukungannya atas pencalonan Airlangga pada Pilpres 2024.

"Beliau sangat senang dan mudah-mudahan menjadi tanda kolaborasi kita," kata Emil.

Sebelumnya, Emil sudah menemui Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh.

NasDem disebut membidik Emil dalam konvensi calon presiden untuk Pilpres 2024. Nama Emil sendiri kerap kali muncul dalam survei calon presiden 2024 yang dilakukan sejumlah lembaga survei.

Namun, pada beberapa survei, elektabilitas Emil terbilang masih kalah dibandingkan Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo atau Anies Baswedan.

Pada survei yang dilakukan Survei Parameter Politik Indonesia misalnya, elektabilitas Emil hanya di angka 6 persen. Jauh dibawah Prabowo, Ganjar dan Anies dengan masing-masing 18,3 persen, 16,5 persen, dan 15,1 persen. Posisi Emil bahkan masih kalah dibawah AHY dengan 7 persen.

Kemudian, lembaga Puspoll Indonesia mendapati elektabilitas Emil di angka 4,9 persen, sejajar dengan AHY. Posisinya masih kalah dibandingkan Prabowo dan Anies dengan 15,4 persen, Ganjar 13,8 persen dan Sandiaga Uno 7,1 persen.

Sementara, lembaga Y-Publica menempatkan Emil di posisi ketiga dengan elektabilitas 16,7 persen. Posisinya berada dibawah Ganjar dengan 20,2 persen dan Prabowo dengan 16,7 persen. Sementara Anies di posisi keempat dengan 7,6 persen.

(fey/bir)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK