Volume Kubah Lava Tengah Merapi Capai 2 Juta Meter Kubik

CNN Indonesia | Jumat, 11/06/2021 22:09 WIB
Laporan BPPTKG terkait aktivitas Gunung Merapi pada 4-10 Juni 2021 menunjukkan volume lava di tengah kawah melampaui dua juta meter kubik. Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu (7/1/2021). (Antara/Andreas Fitri Atmoko)
Yogyakarta, CNN Indonesia --

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mengungkap volume kubah lava di tengah kawah puncak Gunung Merapi telah melampaui dua juta meter kubik.

Informasi itu disampaikan Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida melalui laporan aktivitas Gunung Merapi tanggal 4-10 Juni 2021, Jumat (11/6).

"Pada tanggal 8 Juni dilakukan pengambilan foto udara dengan drone. Hasil analisis foto menunjukan volume kubah lava tengah sebesar 2.100.000 meter kubik," kata Hanik dalam keterangannya, Jumat (11/6).


Masih berdasarkan pengamatan memanfaatkan metode serupa, terpantau volume kubah lava di sektor barat daya sebesar 1.300.000 meter kubik.

Sedangkan deformasi atau perubahan bentuk gunung yang dipantau menggunakan EDM pada pekan ini menunjukkan laju pemendekan jarak sebesar 1,8 sentimeter per hari.

Aktivitas kegempaan Gunung Merapi dalam minggu ini tercatat 12 kali kejadian awan panas guguran (AP); 72 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB); 340 kali gempa Fase Banyak (MP); 1 kali gempa Low Frekuensi (LF); 964 kali gempa Guguran (RF); 104 kali gempa Hembusan (DG); dan 6 kali gempa Tektonik (TT).

"Intensitas kegempaan minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu," terang Hanik.

Sementara selama periode 4-10 April 2021 tercatat awan panas guguran dengan jarak luncur terjauh 1.600 meter ke arah barat daya dan 1.000 meter ke tenggara. Terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimal 60 mm dan durasi 132 detik.

Sedangkan guguran lava teramati sebanyak 52 kali ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter. Serta 3 kali ke arah tenggara dengan jarak luncur 600 meter.

"Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat Siaga (level III)," imbuh Hanik.

BPPTKG mengimbau warga mewaspadai potensi dampak guguran lava dan awan panas Gunung Merapi di sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Jika terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi dapat menjangkau area dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.

(kum/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK