KH Nawawi Mustasyar PBNU Kiai Pesantren Sidogiri Meninggal

CNN Indonesia | Minggu, 13/06/2021 23:30 WIB
KH Nawawi yang menjadi salah satu mustasyar PBNU dan pengasuh Pesantren Sidogiri di Pasuruan, Jawa Timur meninggal dunia Minggu (13/6). Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang juga Pengasuh Pesantren Sidogiri Pasuruan, Jawa Timur, KH Ahmad Nawawi Abdul Jalil meninggal dunia (dok. Pesantren Sidogiri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Salah satu Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang juga Pengasuh Pesantren Sidogiri Pasuruan, Jawa Timur, KH Ahmad Nawawi Abdul Jalil, meninggal dunia.

Kiai Nawawi disebut mengehembuskan nafas terkahirnya di sebuah rumah sakit di Malang, Jawa Timur, pada Minggu (13/6). Belum diketahui pasti apa penyakit yang menjadi sebab wafatnya ulama masyhur tersebut.

"Turut berduka atas wafatnya KH Nawawi Abdul Jalil (Mustasyar PBNU - PWNU Jatim - Pengasuh Ponpes Sidogiri Pasuruan)," tulis salah satu anggota keluarga besar Pesantren Sidogiri, Ilham Wahyudi.


Ia menyebut, Kiai Nawawi meninggal dunia pada Minggu sore sekira pukul 16.40 WIB. Namun lantaran masih dalam kondisi pandemi Covid-19, para alumni Pesantren Sidogiri diimbau tidak melayat secara langsung ke pesantren.

"Wali santri dan alumni diminta melaksanakan salat gaib dan mendoakan almarhum dari rumah masing-masing. Nanti IASS (Ikatan Alumni Santri Sidogiri) akan keluarkan surat resminya," katanya.

KH Ahmad Nawawi Abdul Jalil telah mengasuh Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur sejak 2005. Ia menggantikan pengasuh sebelumnya KH Abdul Alim bin KH Abdul Jalil yang wafat pada 2005.

Pesantren Sidogiri yang diasuhnya ini dikenal memiliki banyak alumni muda yang mengembangkan pemikiran yang loyal dalam pemeliharaan paham Ahlus Sunnah wal Jamaah di tengah pelbagai macam aliran lain.

Santri dan alumni Pesantren Sidogiri tersebar di seluruh daerah di Jatim dan luar Jatim. Pesantren Sidogiri sendiri merupakan pesantren tua, yang lahir pada 1745 Masehi. Di pesantren ini banyak ulama besar pernah belajar, di antaranya Syaikhona Kholil Bangkalan. 

(frd/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK