Golkar Usul Kabaintelkam Polri Jadi Bacalon Wagub Papua

CNN Indonesia | Jumat, 23/07/2021 03:11 WIB
Golkar mengajukan enam nama untuk masuk bakal calon wagub Papua, salah satunya adalah Kabaintelkam Polri yang juga Mantan Kapolda Papua Paulus Waterpauw. Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, Komjen Pol Paulus Waterpauw. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Papua mengusulkan nama Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, Komjen Pol Paulus Waterpauw sebagai salah satu calon untuk mengisi kursi Wakil Gubernur Papua menggantikan Klemen Tinal yang meninggal dunia.

Selain nama Paulus yang juga mantan Kapolda Papua itu, Golkar juga mencalonkan lima nama lainnya yakni Fernando Yansen Tinal, Jhon Tabo, Kenius Kogoya, Ones Pahabol, dan Paskalis Kossay.

"Ya benar [enam nama tadi]," kata Wakil Ketua Umum sekaligus Plt Ketua DPD Golkar Papua, Ahmad Doli Kurnia kepada CNNIndonesia.com, Kamis (22/7).


Terpisah, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Golkar Papua, Max Richard Krey menyebut enam nama yang diusulkan berstatus kader partai dan no- Partai Golkar. Ia menyebut enam nama yang diusulkan merupakan hasil keputusan DPD tingkat I dan sudah disetujui DPP Golkar.

"Dan juga berdasarkan aspirasi masyarakat yang ditanda tangani pimpinan partai," kata Max dalam keterangan resminya.

Max menyatakan Partai Golkar Papua akan melihat terlebih dulu bagaimana mekanisme di tim koalisi parpol pengusung untuk menggodok kandidat wagub. Selain itu, dia juga akan menunggu rencana rapat koalisi untuk mengumumkan nama-nama calon Wagub Papua.

Ia pun menyerahkan keputusan tersebut kepada koalisi dan keputusan terakhir di tangan gubernur sesuai aturan yang berlaku.

"Partai Golkar membuka diri bukan hanya untuk kader, tapi juga menerima aspirasi dari masyarakat yang akan akomodir. Partai Golkar terbuka kepada seluruh masyarakat dan kita tidak hanya mencalonkan kader golkar dalam pencalonan ini," jelas Max.

Kursi Wakil Gubernur Papua diketahui masih kosong usai Klemen Tinal meninggal dunia pada 21 Mei 2021 lalu. Golkar sebagai salah satu pengusung Lukas-Klemen dalam pilkada sebelumnya memiliki ruang untuk mengajukan nama yang bakal jadi wagub selanjutnya.

Koalisi parpol pengusung Enembe-Klemen pada Pilgub Papua 2018 lalu dinamakan Koalisi Papua Bangkit. Mereka di antaranya Partai Demokrat, Partai Golkar, Hanura, PKB, Partai Nasdem, PAN PKS, PKPI dan PPP.

Sebelumnya, Daerah (DPD) Partai Demokrat Papua sudah meramaikan bursa kandidat wagub Papua dengan mencalonkan Wakil Ketua DPR Papua Yunus Wonda.

(rzr/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK