Masih Pelajar, 6 Penonton UFC Jalanan Makassar Jadi Tersangka

CNN Indonesia | Jumat, 06/08/2021 01:25 WIB
Kasus pertarungan jalanan atau street fighting di Makassar menjerat 2 petarung dan 6 penonton sebagai tersangka. Petarung bebas jalanan saat digiring polisi di Mapolrestabes Makassar, Sulsel. (CNN Indonesia/Ilham)
Makassar, CNN Indonesia --

Delapan orang yang terlibat langsung dalam pertarungan bebas jalanan (street fighting) layaknya pertarungan Ultimate Fighting Championship (UFC) di Makassar, Sulawesi Selatan, terancam hukuman pidana selama 1 tahun penjara.

Delapan orang yang telah diamankan polisi itu adalah RA dan MA (19) yang merupakan petarung, serta warga EI, AB, TS (18), MRA (15), MAF (18) dan MAS (17).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar Kompol Jamal Fathur Rakhman mengatakan pihaknya menjerat delapan orang yang terlibat dalam video viral tersebut dengan pasal 184 KUHPidana.


"Terkait kejadian ini kami menerapkan pasal 184 terkait perkelahian tanding untuk dua orang petarung, serta pasal 56 [tentang] turut serta untuk 6 orang yang menonton, dengan ancaman hukuman 1 tahun," jelas dia, Kamis (5/8).

Delapan orang ini, kata mantan Kapolsek Panakukang tersebut, ditangkap dari beberapa tempat di Makassar pada Selasa 3 Agustus malam.

"Mereka yang kami amankan ini rata-rata masih berusia belasan tahun dan berstatus sebagai pelajar," katanya.

Sementara ini, tutur Jamal, pihaknya masih melakukan pengembangan terkait pemilik akun Makassar Street Fight yang mengatur jadwal pertandingan dan penjualan tiket nonton pertarungan bebas tersebut.

"Kami masih terus melakukan pengembangan untuk menangkap panitia dan pemilik akun," ujarnya.

Sebelumnya, salah satu petarung bebas jalanan alias street fighter, RA, mengaku ikut dalam pertarungan tersebut, karena ingin menyalurkan hobinya.

RA yang dihadirkan di halaman Mapolrestabes Makassar bersama tujuh orang lainnya yang terlibat dalam pertarungan jalanan tersebut, setelah diamankan oleh pihak kepolisian pada Selasa 3 Juli 2021, malam.

"Karena hobi, baru pertama kali ikut yang seperti ini," kata RA, Rabu (4/8).

Ia mengaku sebelumnya diajak salah satu rekannya dengan diiming-imingi mendapatkan sejumlah uang hasil bertarung.

"Saya diajak teman. Saya dikasih uang Rp 100 ribu. Kalau menang dan kalah tetap dikasih uang Rp 100 ribu," jelasnya.

Wajah RA yang dihadirkan mengalami sejumlah luka lebam. Ia juga menjelaskan bahwa yang dihadapi saat bertarung adalah orang yang tak dia kenal.

"Lawan saya tidak kenal. Aturan mainnya bebas saja, durasi waktunya saya kurang tahu. Tidak ada pakai alat, kalau wasit ada," ungkapnya.

(mir/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK