Khofifah Banggakan PPKM Level 1, Danny Pomanto Cegah Euforia

CNN Indonesia
Kamis, 09 Sep 2021 03:33 WIB
Jatim mengklaim jadi satu-satunya wilayah yang memiliki kabuaten/kota dengan PPKM Level 1. Ilustrasi penerapan PPKM. (Foto: CNN Indonesia/ Farid)
Surabaya, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengklaim wilayahnya merupakan satu-satunya daerah di Jawa yang memiliki kabupaten/kota dengan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1, yakni Kabupaten Lamongan.

Berdasarkan data asesmen situasi kabupaten/kota dari Kemenkes RI per 6 September, yang dirilis tanggal 7 September, Jatim menjadi satu-satunya provinsi di Jawa yang memiliki kabupaten/kota PPKM Level 1, yakni Lamongan.

"Alhamdulillah, Jatim menjadi satu-satunya provinsi yang memiliki kabupaten/kota pada level 1 sesuai asesmen yang dilakukan Kemenkes RI yaitu Lamongan," kata Khofifah, Rabu (8/9).


Dalam asesmen yang dimulai 1 Agustus sampai 6 September itu, Jatim sendiri berstatus PPKM Level 2. Selain itu, daerah dengan PPKM Level 2 meningkat dari sebelumnya nihil menjadi 16 kabupaten/kota.

Sementara Level 3 tercatat dari 8 menjadi 19 kabupaten/kota. Sedangkan daerah dengan PPKM Level 4 menurun dari 30 kabupaten/kota menjadi 2 kabupaten/kota, yakni Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Magetan.

Terpisah, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto meminta masyarakat untuk tidak kecewa lantaran pemerintah pusat masih menetapkan Makassar berada dalam status PPKM Level 4.

Makassar masuk dalam zona PPKM level 4 berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri No 40 Tahun 2021 tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 4 di luar Pulau Jawa dan Bali.

Maka Pemerintah Kota Makassar melakukan perpanjangan PPKM mulai 7 hingga 20 September 2021 melalui Surat Edaran Wali Kota Makassar No 443.01/436/S.Edar/Kesbangpol/IX/2021 tanggal 7 September 2021.

"Kita sudah mendengarkan pengumuman, tidak usah kecewa, kita masih di level 4. Ini bentuk sayangnya pemerintah pusat kepada warga Makassar," kata Wali Kota Makassar yang akrab disapa Danny itu, Selasa (7/9).

Menurut dia, saat ini jumlah kasus harian Covid-19 di Makassar sudah mengalami penurunan. "[Kasus harian] kita terus menurun, BOR rumah sakit kita sisa 19 persen, BOR ICU kita 20 persen. Segala ukuran-ukuran kita lebih baik," jelasnya.

Danny mengatakan penerapan PPKM level 4 ini yang masih diterapkan sebagai langkah untuk mencegah euforia atas keberhasilan Makassar keluar dari zona merah ke zona oranye.

"Kita terus berjuang, jangan cepat merasa puas, kita akan menuju ke zona kuning walaupun kita dalam zona level 4 dan protokol kesehatan tetap harus diterapkan," ujarnya.

(frd/mir/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER