PPKM Level 1, Kota Tual Maluku Genjot Vaksinasi Covid-19

CNN Indonesia | Kamis, 23/09/2021 01:48 WIB
Wali Kota Tual Adam Rahayaan mempercepat vaksinasi Covid-19 bekerja sama dengan PMI dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC). Wali Kota Tual Adam Rahayaan mempercepat vaksinasi Covid-19 bekerja sama dengan PMI dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC). Ilustrasi (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Maluku, CNN Indonesia --

Wali Kota Tual Adam Rahayaan mengapresiasi vaksinasi Covid-19 yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) di wilayahnya. Adam menyebut pihaknya akan terus mempercepat vaksinasi Covid-19.

"Relawan PMI di Kota Tual cukup proaktif, selama pandemi mereka relawan cukup berperan membantu Pemkot Tual, berkat kerja sama Kota Tual masih bertahan di Level 1 PPKM," kata Adam, Rabu (22/9).

Adam menerima kunjungan Manager Kerja Sama ICRC Freddy Nggadas, Manager Program Kesehatan ICRC Untuk Indonesia dan Timor Leste Christine Campo dan perwakilan PMI Pusat ,di Pandopo Wali Kota Tual.


Wakil Ketua II Bidang Relawan PMI yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Tual G. Maxie Tinggogoy menargetkan vaksinasi Covid-19 selama empat hari ke depan dapat menjangkau 1.000 penduduk.

Vaksinasi Covid-19 digelar di Desa Ohoitel dan Desa Ohoitahait, Kecamatan Dullah Utara; Desa Fiditan, Kecamatan Dullah Timur, serta Taman Kota Tual.

Manager Kerja Sama ICRC Freddy Nggadas mengatakan pihaknya akan terus membantu pemerintah menggenjot vaksinasi Covid-19 di seluruh Indonesia.

Freddy mengatakan PMI dan ICRC memfokuskan penyuntikan vaksin Covid-19 di wilayah Kota Tual, setelah sebelumnya vaksinasi digalakkan di Papua, Papua Barat dan NTT.

"Kami memilih Kota Tual lokasi vaksinasi mewakili Maluku karena relawan PMI Tual eksis di bidang kesehatan selama pandemi Covid-19," ujarnya.

Vaksinasi di Kantor Desa

Warga pesisir pantai Desa Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, mendatangi pelataran Kantor Pemerintah Desa Fiditan, Rabu (22/9). Dalam sepekan terakhir, warga antusias mengikuti program vaksinasi tersebut.

Sekretaris Desa Fiditan Anita Raharusun mengatakan penduduk Desa Fiditan yang sudah mengantongi sertifikat vaksin hampir mencapai 70 persen dari total penduduk sekitar 5.300 jiwa.

"Kalau untuk data keseluruhan warga penerima vaksin belum masuk ke desa nanti semua rampung baru disetor Puskesmas,"ujarnya saat ditemui di Kantor Desa Fiditan, Rabu, (22/9).

Per Januari-Agustus 2021, Pemerintah Kota Tual sudah melakukan penyuntikan vaksin kepada warga sekitar 13.201 dosis. Angka ini membawa persentase vaksinasi di Kota Tual menduduki peringkat kelima dari 11 Kabupaten Kota di Maluku.

Pemkot Tual menargetkan percepatan vaksinasi akan tuntas pada Desember 2021 dengan menargetkan 68.812 atau 70 persen dari jumlah penduduk sebanyak 88 ribu.

(sai/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK