Ribut di WA, Relasi Wabup-Bupati Bojonegoro Telah Lama Retak

CNN Indonesia | Jumat, 24/09/2021 10:05 WIB
Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah bentrok dengan wakil bupatinya di grup WhatsApp. Wabup melaporkan Anna ke polisi terkait pencemaran nama baik. Ilustrasi wakil dan bupati Brojonegoro ribut di Whatsapp. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Budi Imawanto atau Wawan melaporkan Bupatinya Anna Mu'awanah ke polisi dengan tuduhan dugaan pencemaran nama baik. Wawan merasa tersinggung atas pernyataan Anna di sebuah grup WhatsApp.

Selain itu, Wawan mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Anna sebagai pasangan bupati-wakil bupati, juga sudah retak lama, sejak awal tahun 2019.

"Dari awal saya [dan Bupati Anna] tidak akur, kita harus mengakui itu. Semua orang juga sudah tahu," kata Wawan, Jumat (24/9).


Anna dan Budi baru dilantik sebagai Bupati-Wakil Bupati Bojonegoro periode 2018-2023 pada 24 September 2018.

Duet Anna-Wawan ini berasal dari partai politik berbeda. Anna dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sedangkan Wawan dari PDI Perjuangan.

Sejak 2019 itu, Wawan mengungkapkan dirinya tidak pernah sekalipun dilibatkan Anna dalam memimpin Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, termasuk dalam penanganan pandemi Covid-19.

Bahkan, dia mengaku fotonya sengaja dihilangkan dalam banner-banner kegiatan Pemkab dan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Bojonegoro.

"Foto saya saja dihapus kok," ucapnya.

Perseteruan keduanya kini berlanjut ke meja hukum. Wawan melaporkan Anna ke Polres Bojonegoro atas dugaan pencemaran nama baik.

Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan laporan itu dibuatnya sesaat setelah Anna melontarkan pesan bernada mencemarkan nama baiknya, di sebuah grup WhatsApp.

Di grup tersebut, mulanya Wawan mengaku mempertanyakan data penanganan Covid-19 di Bojonegoro. Utamanya soal data kematian.

Namun, Anna lantas merespons pesan itu dengan kalimat yang menurut Wawan telah menyinggung harga dirinya dan kerabatnya.

"Itu sudah menyangkut harga diri dan pribadi anak-anak saya digitukan," ujarnya.

CNNIndonesia.com telah berupaya mengonfirmasi hal ini ke Bupati Bojonegoro Anna, melalui sambungan telepon dan pesan. Namun yang bersangkutan belum memberikan respons.

(frd/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK