Jakarta, CNN Indonesia -- Penambahan kasus virus corona (covid-19) di Indonesia mengalami penurunan sepanjang September ini. Kendati demikian, ancaman lonjakan kasus covid-19 yang disebut gelombang ketiga berpotensi terjadi lantaran Indonesia mendekati momen libur Natal dan Tahun Baru 2022, dan bahkan bisa terjadi pada Maret 2022.
Selain itu mutasi virus SARS-CoV-2 yang terus berkembang dan memiliki karakteristik baru turut menjadi faktor sebaran kasus masif dan agresif, hingga sebagian disebut mampu memperburuk gejala klinis, dan bahkan mampu menghindari antibodi dari vaksin covid-19.
CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Potensi Lonjakan Covid-19 RI di Maret 2022
Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Tri Yunis Miko mewanti-wanti risiko penyebaran covid-19 di Indonesia semakin meningkat seiring dengan semakin tingginya mobilitas masyarakat.
Belum lagi, lanjut Tri, Indonesia akan menghadapi hari libur keagamaan serta mendekati libur tahun baru yang akan membuat mobilitas masyarakat kian tinggi. Ia lantas memprediksi, Indonesia berpotensi mengalami lonjakan kasus pada Maret 2022.
DKI Mulai Vaksinasi Pencari Suaka
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memulai vaksinasi covid-19 bagi pencari suaka di Ibu Kota. Vaksinasi tersebut telah dilakukan sejak awal September 2021.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan proses vaksinasi dilakukan secara bertahap. Pada tahap 1, ada sekitar 350 orang pencari suaka yang telah divaksin Covid-19.
Menurutnya, proses vaksinasi berikutnya tergantung hasil verifikasi dari UNHCR dan IOM. Nantinya akan dilakukan penjadwalan setelah data divalidasi.
Menlu Minta RI Dihapus dari Red List Perjalanan
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi, meminta agar negara lain menghapus Indonesia dari daftar merah (red list) perjalanan mengingat kasus covid-19 di negara Indonesia diklaim sudah melandai.
Retno lalu membeberkan data yang menunjukkan bawah kasus Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan. Positivity rate di Indonesia saat ini di bawah 2 persen, katanya.
Padahal negara ini pernah mencapai titik rata-rata positif hingga 31 persen. Positivity rate di Indonesia sekarang di bawah standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang sebesar 5 persen.
Wapres Ma'ruf Khawatir Terjadi Lonjakan Covid-19
Wakil Presiden Ma'ruf Amin mewanti-wanti seluruh masyarakat agar terus disiplin dalam melakukan protokol kesehatan virus corona, salah satunya seperti menjaga diri dari kerumunan agar lonjakan covid-19 tidak terjadi di Indonesia.
Ma'ruf juga meminta warga untuk tetap waspada lantaran virus SARS-CoV-2 yang terus bermutasi dan menciptakan varian baru memiliki karakteristik yang kadang lebih berbahaya sehingga berpotensi membuat penularan lebih tinggi hingga terjadi lonjakan covid-19.
Jabar Bebas Zona Merah dan Oranye Covid-19
Ilustrasi Covid-19 di Indonesia. (CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim)
Jabar Bebas Zona Merah dan Oranye Covid-19
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan seluruh daerah di wilayahnya saat ini telah dinyatakan keluar dari zona oranye maupun zona merah covid-19. Berdasarkan data Bersatu Lawan Covid-19 periode 13-19 September 2021, 27 kota/kabupaten di Jabar kini berada di zona kuning atau kategori risiko rendah.
"Kita sudah zona kuning semua. Tingkat kepatuhan naik di 91 persen dan jaga jarak naik di 89 persen," kata dia dalam konferensi pers virtual di Bandung.
Meski bebas zona oranye dan merah, pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan disiplin protokol kesehatan 5M harus ditingkatkan karena pandemi belum usai. Data per 23 September 2021 tingkat kepatuhan warga Jabar dalam memakai masker mencapai 91,09 persen dan jaga jarak 89,54 persen.
Capaian Dosis Vaksin RI
Kemenkes per Sabtu (25/9) Pukul 12.00 WIB mencatat sebanyak 85.433.518 orang telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona. Sementara baru 47.996.105 orang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang baru menyentuh 41,02 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 23,05 persen.
Update Covid 25 September 2021
Data harian yang dirilis Satgas Covid-19 per hari ini, Sabtu (25/9) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 2.137 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 3.746 kasus, dan 123 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.206.253 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 4.020.801 orang dinyatakan pulih, 44.071 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 141.381 lainnya meninggal dunia.