Polisi Sebut Gorong-gorong di Tangerang Mengandung Gas Bahaya

CNN Indonesia
Sabtu, 09 Oct 2021 05:35 WIB
Mabes Polri menyebutkan gas yang berada dalam gorong-gorong di Tangerang dan menewaskan lima orang pekerja yang mengecek kabel Telkom sangat berbahaya. Mabes Polri menyebutkan gas yang berada dalam gorong-gorong di Tangerang dan menewaskan lima orang pekerja yang mengecek kabel Telkom sangat berbahaya. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL).
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri menyebutkan gas yang berada dalam gorong-gorong di Tangerang dan menewaskan lima orang pekerja yang mengecek kabel Telkom sangat berbahaya bagi manusia.

Gas berbahaya ditemukan setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Perumahan Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, yang menewaskan lima orang, Kamis (7/10) kemarin.

"Sangat membahayakan manusia. Ya betul (bercampur air)," ujar Kasubbid Toksikologi Lingkungan Puslabfor Mabes Polri Kompol Faizal Rachmad di lokasi, Jumat (8/10).


Tim Puslabfor diturunkan ke TKP memeriksa tempat tersebut. Sementara hasil yang pihaknya temukan adalah kandungan gas berbahaya.

"Mengenai konsentrasi dan jenis gasnya kami akan melakukan pemeriksaan lebuh lanjut di laboratorium di puslabfor di subdit (lingkungan)," ungkapnya.

Dalam olah TKP tersebut, Puslabfor Mabes Polri mengamankan sejumlah alat bukti seperti alat driger untuk deteksi gas dan sudah pihaknya ambil. Selain itu juga, lanjut Faizal, mengambil sampel air dan sampel gas udaranya. Pihaknya pun belum mengetahui jenis gas tersebut.

Kapolsek Cipondoh Kompol Ubaidillah mengatakan, pihak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan zat apa atau pun racun yang membuat korban meninggal dunia, selain dari autopsi dari rumah sakit. Pihaknya koordinasi dan kerjasama dari Tim Puslabfor dari Mabes Polri.

"Untuk memastikan jawaban itu kita akan mendengarkan ahlinya," ujar Ubaidillah.

(eko/agt)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER