Eks Pegawai KPK Rasamala Pilih Bertani Usai Dipecat Firli

CNN Indonesia
Senin, 11 Oct 2021 14:20 WIB
Mantan Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum KPK, Rasamala Aritonang, pulang kampung untuk bertani setelah dipecat Firli Bahuri. Sebanyak 57 pegawai KPK yang dipecat Firli Bahuri meninggalkan Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (30/9/2021). (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum KPK, Rasamala Aritonang, memilih mengisi waktu untuk bertani dan beternak di kampung halamannya di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, usai dipecat lembaga pimpinan Firli Bahuri.

"Saya memang sedang mengisi waktu sementara ini dengan bertani dan beternak, kebetulan keluarga kakek saya di kampung memang petani," ujar Rasamala saat dikonfirmasi melalui keterangan tertulis, Senin (11/10).

Rasamala turut mengunggah foto saat dirinya sedang menjemur jagung dalam akun Facebook. Jagung itu, terang dia, juga menjadi pakan untuk ayam ternakan.


"Foto itu kegiatan menjemur jagung yang harus dikeringkan dan dijual untuk kebutuhan pakan ternak dan kadang dibuat roti jagung, hasilnya lumayan itu untuk kehidupan di sana selain dari ternak dan padi," kata Rasamala.

Selain bertani dan beternak, ia sering diminta untuk menjadi narasumber dalam sejumlah kegiatan. Misal menjadi narasumber di Sekolah Anti-Korupsi (SAKTI) Pontianak. Kemudian setiap Jumat menjadi pengajar di Fakultas Hukum Universitas Parahyangan.

"Hari Jumat sore pukul 15.00-16.30 biasanya saya rutin mengajar online, kebetulan untuk semester ini saya diminta mengajar mata kuliah studi anti-korupsi di Fakultas Hukum Universitas Parahyangan," terang dia.

Di sela aktivitasnya sebagai 'orang bebas', Rasamala yang saat ini sedang mengambil program doktoral masih menyisakan waktu untuk menulis beberapa artikel lepas. Mengutip pernyataan salah seorang gurunya, ia bilang hidup harus terus berjalan.

"Rutinitas baru ini bikin segar pikiran, sambil menyusun rencana untuk tujuan yang baru. Kata salah satu guru saya: 'hidup itu seperti naik sepeda, Anda harus jalan terus tidak boleh berhenti. Jika tiba di tujuan yang satu Anda tentukan tujuan selanjutnya, sampai Anda tidak bisa lagi mengayuh sepeda'," kata Rasamala.

Mantan penyelidik KPK, Aulia Postiera, menilai Rasamala sebagai seorang jenius di bidang hukum. Rasamala, lanjut Aulia, pernah menjadi orang keenam saat pimpinan KPK bertamu ke Istana Negara untuk membahas RKUHP.

"Rasamala adalah seorang kristen yang taat dan rajin ke gereja. Ia termasuk 57 pegawai KPK yang dipecat dengan cara akal-akalan oleh pimpinan @KPK_RI. Begitu banyak prestasi Rasamala di KPK," tutur Aulia dalam akun twitter @paijodirajo dikutip Senin (11/10).

Salah satu capaian Rasamala ialah menjadi perwakilan KPK saat mengikuti pelatihan kejahatan korporasi dan pedoman pemidanaan korporasi di Washington DC dan New York. Kala itu Rasamala berangkat bersama dua pegawai KPK lain yang juga dipecat yakni Lakso Anindito dan Juliandi Tigor Simanjuntak.

Adapun KPK hingga saat ini sudah menjerat sejumlah korporasi sebagai tersangka. Beberapa di antaranya yakni PT Duta Graha Indah yang telah berubah nama menjadi PT Nusa Konstruksi Enjinering, PT Nindya Karya, PT Tuah Sejati, PT Putra Ramadhan atau PT Tradha, hingga PT Adonara Propertindo.

Infografis Posisi Pegawai KPK yang DipecatInfografis Posisi Pegawai KPK yang Dipecat. (CNN Indonesia/Basith Subastian)
(ryn/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER