Kebakaran Lahan di Sumsel Dipadamkan, Kekeringan Jadi Pemicu

CNN Indonesia | Kamis, 14/10/2021 00:57 WIB
Lahan seluas 3 hektar di Ogan Ilir, Sumatera Selatan yang terbakar pada Selasa (12/10) sudah berhasil padam di seluruh ruas wilayah. Ilustrasi kebakaran lahan. (ANTARA FOTO/FB Anggoro)
Jakarta, CNN Indonesia --

Petugas gabungan memadamkan api di lahan seluas 3 hektare di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan yang terbakar sejak Selasa (12/10).

Staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir, Yudha, mengatakan kebakaran lahan ini terjadi dipicu karena kekeringan di wilayah Sumatera Selatan. Ia mengatakan di Kabupaten Ogan Ilir belum turun hujan sejak 10 hari terakhir.

"Untuk Ogan Ilir hampir setiap hari dalam seminggu ini ada peningkatan kejadian karhutla, sebab kurang lebih sudah 10 hari tanpa hujan," kata Yudha dalam keterangan tertulis, Rabu (13/11).

Yudha menyampaikan, pihaknya sudah menerjunkan tim untuk melakukan asesmen dan melakukan koordinasi untuk memadamkan lahan yang terbakar. Pihaknya membentuk satgas gabungan yang terdiri dari unsur BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, serta melibatkan masyarakat setempat.

BPBD Ogan Ilir melaporkan hingga Rabu (13/11) ini titik api di Desa Palem Raya telah berhasil dipadamkan. Upaya pemadaman menggunakan jet shutter, spray nozzle, dan helikoptner BNPB melalui water bombing.


Satgas gabungan juga telah melakukan pengecekan lapangan dan pembasahan di sekitar titik api guna meminimalisir munculnya api dari lahan yang sudah padam.

"Untuk hari ini kita lakukan patroli darat maupun informasi dari patroli udara jika terjadi karhutla," ujar Yudha.

Belum lama ini, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Sumatera Selatan, tepatnya di Ogan Komering Ilir pada 24 Agustus 2021 lalu. Peristiwa ini menyebabkan kabut asap di Kota Palembang dan sekitarnya.

(mln/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK