BNPB Catat 180 Rumah di Kudus Rusak Diterjang Hujan Deras

CNN Indonesia
Jumat, 22 Oct 2021 21:14 WIB
Sebanyak 180 rumah mengalami kerusakan mayoritas pada bagian atap dengan tingkat ringan hingga sedang. Tak ada korban jiwa dalam bencana ini. BNPB mencatat 180 rumah rusak akibat hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Ilustrasi (ANTARA FOTO/Syaiful Arif)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Penanggulangan Nasional Bencana (BNPB) mencatat 180 rumah warga di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah rusak akibat hujan deras disertai angin kencang.

"180 rumah warga terdampak dengan tingkat kerusakan beragam," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (22/10).

Muhari menyebut kerusakan ratusan rumah itu mayoritas pada bagian atap dengan tingkat rusak ringan hingga sedang.


Rumah-rumah yang rusak tersebar di empat desa, yakni, 82 rumah di Desa Glagahwaru, 93 rumah di Desa Kalirejo, 2 rumah di Desa Medini, dan 3 rumah di Desa Lambangan.

Lebih lanjut, Muhari mengatakan BMKG telah menerbitkan peringatan dini cuaca di Jawa Tengah untuk dua hari ke depan. Masyarakat diminta tetap waspada dan siaga atas potensi bencana seperti angin kencang.

"Warga diharapkan dapat berlindung di tempat yang kokoh dan menghindari berlindung di bawah pohon maupun baliho," ujarnya.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kudus, Wiyoto memastikan hujan deras dan angin kencang itu tidak mengakibatkan korban jiwa.

"Sampai saat ini tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat angin kencang," kata Wiyoto.

Menurut Wiyoto, setelah hujan deras dan angin kencang itu BPBD setempat bersama TNI/Polri, warga dan sejumlah relawan membantu memperbaiki atap rumah warga yang rusak. Bantuan logistik berupa paket makanan dan kesehatan juga sudah diberikan kepada warga terdampak.

(thr/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER