Kemenkes: 6 Orang Meninggal Diduga karena Hepatitis Akut Misterius

CNN Indonesia
Rabu, 18 Mei 2022 14:04 WIB
Sebelumnya, ada tujuh orang meninggal yang diduga menderita hepatitis akut misterius. Namun, satu orang dinyatakan discarded. Kementerian Kesehatan mengungkapkan enam orang meninggal karena diduga terjangkit hepatitis akut. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Kesehatan mengungkapkan enam orang meninggal karena diduga terjangkit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya alias hepatitis misterius.

Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril mengatakan jumlah itu telah diperbarui pada Selasa (17/5).


Sebelumnya, ada tujuh orang meninggal yang diduga menderita hepatitis akut. Namun, satu orang dinyatakan discarded atau dikeluarkan. Syahril menyebut satu kasus itu berasal dari Jawa Timur.

"Jadi total kematian karena dugaan hepatitis akut itu enam," kata Syahril dalam keterangan pers di Jakarta Selatan, Rabu (18/5).

Syahril berkata semua kasus kematian itu disebabkan karena pasien terlambat datang ke rumah sakit rujukan.

"Jadi kalau dilihat laporannya karena terlambat ke rumah sakit rujukan. Pertama dari keluarga," kata dia.

Syahril menjelaskan Badan Kesehatan Dunia (WHO) sementara ini telah mengategorikan empat definisi atau status dalam hepatitis akut misterius per 23 April 2022.

Pertama, kasus konfirmasi yang belum tersedia saat ini lantaran belum diketahui penyebabnya. Kedua, status probable bagi mereka yang terpapar hepatitis akut (virus non-hepatitis A-E) dengan AST atau ALT lebih dari 500 U/L, berusia kurang dari 16 tahun, ditemukan sejak 1 Oktober 2021.

Ketiga, Epi-linked, yakni seseorang dengan hepatitis akut (virus non-hepatitis A-E) dari segala usia yang merupakan kontak dekat dari kasus yang dikonfirmasi sejak 1 Oktober 2021.

Keempat, pending klasifikasi, yakni apabila hasil serologi hepatitis A-E belum ada, namun karena kriteria terpenuhi. Serta discarded yang berarti kasus dengan presentasi klinis yang dapat dijelaskan karena penyebab penyakit lainnya.

Syahril menuturkan saat ini, baik di Indonesia maupun di luar negeri belum ada kasus yang resmi berstatus konfirmasi. Dalam penetapan status itu, semua negara masih menunggu keputusan WHO.

"Belum ditemukan patogen yang spesifik dan di luar negeri pun belum menyebutkan penyebab patogen apa yang menjadi penyebab," kata dia.

Sebelumnya, Kemenkes mengonfirmasi sejumlah kasus hepatitis misterius di beberapa daerah, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bangka Belitung, dan Kalimantan Timur. Tujuh anak diduga meninggal dunia akibat hepatitis misterius itu.

Empat kasus kematian terjadi di DKI Jakarta, satu kasus kematian dari Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kemudian satu kasus kematian di Solok, Sumatera Barat dan satu kasus kematian anak di Kalimantan Timur.

(yla/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER