Jumlah Pasien Covid di Wisma Atlet Kembali Naik Hampir 200 Orang

CNN Indonesia
Selasa, 05 Jul 2022 11:00 WIB
Terhitung sejak pembukaan Wisma Atlet pada 23 Maret 2020 hingga saat ini, jumlah kumulatif pasien covid-19 terdaftar sebanyak 164.740 orang. RSD Wisma Atlet Kemayoran. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jumlah pasien terpapar virus corona (Covid-19) yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran hampir mencapai 200 orang.

Berdasarkan data manajemen Wisma Atlet per 5 Juli pukul 08.00 WIB, sebanyak 193 pasien menjalani isolasi terpusat di Tower 6.

Jumlah pasien yang dirawat kembali meningkat drastis dibandingkan pada awal Mei 2022 yang sempat mencatatkan sisa dua pasien Covid-19 yang menjalani isolasi terpusat. Penambahan jumlah pasien terjadi seiring dengan perkembangan Covid-19 DKI yang meningkat imbas subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

Manajemen Wisma Atlet kemudian merinci, terhitung sejak pembukaan Wisma Atlet pada 23 Maret 2020 hingga saat ini, jumlah kumulatif pasien covid-19 terdaftar sebanyak 164.740 orang. Dari jumlah itu, 162.775 orang telah dinyatakan pulih dari covid-19, 1.173 orang dirujuk ke rumah sakit covid-19 lain, dan 599 lainnya meninggal dunia.

Selain itu, sebanyak 247 orang dilaporkan dirawat di Tower 4 Wisma Atlet Pademangan. Ratusan orang itu merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang didominasi oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Sebagaimana diketahui, pemerintah masih memberlakukan karantina 5 x 24 jam bagi PPLN yang sama sekali belum divaksinasi Covid-19 atau baru menerima vaksin dosis pertama. Sementara bagi PPLN yang sudah mendapatkan vaksinasi dua dosis dan booster tidak wajib karantina.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya memprediksi puncak peningkatan jumlah kasus positif virus corona akan terjadi pada pekan depan. Jokowi lantas meminta jajarannya untuk terus menggencarkan penerapan protokol kesehatan. Ia pun meminta vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster terus digencarkan.

Jokowi menginginkan vaksinasi booster ditingkatkan di daerah-daerah yang memiliki tingkat interaksi antarwarga tinggi. Ia kemudian memerintahkan Polri, TNI, BNPB, dan Kementerian Kesehatan untuk bekerja sama mencapai target tersebut.

(ain/ain)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER