Rangkuman Temuan Baru Penembakan Brigadir J

CNN Indonesia
Sabtu, 06 Agu 2022 06:41 WIB
Sejumlah temuan terbaru hasil penyidikan tim khusus bentukan Kapolri dan Komnas HAM membawa kasus penembakan Brigadir J ke babak baru. Ajudan Irjen Pol. Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Brigadir J Sempat Ikut Rayakan Anniversary Pernikahan Sambo

Temuan Komnas HAM lainnya mengungkapkan Brigadir J dan ajudan lainnya sempat ikut merayakan hari ulang tahun pernikahan Sambo di Magelang.

Taufan Damanik mengatakan momen itu dirayakan sebelum peristiwa penembakan yang menewaskan Brigadir J di Jakarta. Taufan juga menyebut mereka sempat berfoto bersama, sehingga terlihat seakan tidak ada masalah di antara semua yang hadir.

"Sebelum perjalanan [dari Magelang ke Jakarta] itu bagaimana mereka misalnya ada anniversary [pernikahan Sambo dan istrinya]," kata Taufan.

"Intinya menggambarkan di Magelang baik-baik saja tidak ada masalah," lanjutnya.

Ragu Ada Pelecehan Seksual

Komnas HAM juga masih belum dapat memastikan adanya dugaan pelecehan seksual dalam kasus kematian Brigadir J. Ahmad Taufan Damanik menjelaskan pihaknya belum mendapat temuan atau kesaksian yang dapat membuktikan hal tersebut.

"Jadi, saksi yang menyaksikan penodongan itu tidak ada, makanya kami juga belum bisa meyakini apa terjadi pelecehan seksual atau tidak," kata Taufan dalam sebuah diskusi daring, Jumat (5/8).

Namun, Komnas HAM menegaskan tetap mengacu pada standar internasional penanganan kasus kekerasan seksual dengan tetap memperlakukan pengadu sebagai korban. Taufan juga mengungkapkan pihak Komnas HAM masih kesulitan memeriksa istri Sambo, Putri Chandrawati selaku korban karena saat ini masih dalam perawatan psikolog.

Sebelumnya, kepolisian mengklaim ada pelecehan seksual di balik kematian Brigadir J. Polisi menyebut Brigadir J melakukan pelecehan kepada istri Sambo.

Tidak Ada Saksi Saat Penembakan

Taufan menegaskan bahwa tidak ada saksi yang menyaksikan penembakan Brigadir J secara langsung. Temuan tersebut diperkuat dengan keterangan ajudan lain bernama Ricky yang mengaku tidak melihat secara langsung peristiwa saling tembak tersebut.

"Sama dengan Bharada E, ini kan baru keterangan Bharada E sendirian yang kemudian diperkuat oleh keterangan Ricky yang juga berada di lantai bawah. tetapi Ricky sebenarnya tidak melihat langsung tembak menembak itu," kata Taufan.

"Dia [Ricky] katanya melihat Yosua mengacungkan senjata. Kemudian ketika ada suara tembakan dia sembunyi, jadi dia enggak tahu sebenarnya lawan tembaknya Yosua itu siapa menurut kesaksian dia," lanjut Taufan.

Berdasarkan penjelasan Taufan, Ricky baru keluar setelah suara tembakan berhenti. Ia lalu mendapati Brigadir J telah tertelungkup, diikuti Bharada E yang turun dari tangga.

(frl/isn)

[Gambas:Video CNN]
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER