Tanah Bergerak, Warga Seram Bagian Barat Maluku Masih Mengungsi

mrh | CNN Indonesia
Sabtu, 06 Agu 2022 18:38 WIB
Sejumlah warga Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku, masih mengungsi setelah fenomena gerakan tanah merusak rumah di daerah tersebut. Ilustrasi. Bencana Pergerakan Tanah Hancurkan Permukiman (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah warga Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku, masih mengungsi hingga Jumat (5/8). Warga bertahan di rumah kerabat terdekat setelah fenomena gerakan tanah merusak rumah dan sarana pendidikan di daerah tersebut.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten SBB mengatakan jumlah warga yang mengungsi adalah enam KK atau 24 jiwa. Sedangkan total warga terdampak berjumlah 17 KK.

"Peristiwa pergeseran tanah itu terjadi di Desa Luhu, Kecamatan Haumual, SBB. Tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian yang berlangsung pada Minggu (31/7), pukul 08.00 WIT," kata dia seperti dikutip dari pernyataan resmi, Sabtu (6/8).

Data BPBD mencatat gerakan tanah berdampak pada rumah warga rusak berat enam unit dan rusak ringan 11 unit. Sedangkan, pada fasilitas pendidikan tercatat satu unit rusak ringan.

Abdul pun mengatakan BPBD telah melakukan koordinasi dengan aparat dan dinas terkait. Asesmen telah dilakukan dan penanganan terhadap warga terdampak dilaksanakan sejak awal peristiwa berlangsung.

Selain itu, BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten SBB telah memberikan bantuan berupa terpal, sembako, family kit, dan matras kepada keluarga terdampak. Petugas BPBD juga telah meminta warga untuk waspada dan siap siaga terhadap dampak yang lebih luas.

Menurut laporan BPBD Kabupaten SBB, gerakan tanah terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat menerjang wilayah tersebut. Sementara, saat itu kondisi tanah cukup labil.

Berdasarkan analisis gerakan tanah dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Kecamatan Haumual termasuk wilayah dengan potensi gerakan tanah menengah.

Sementara di kecamatan lain, seperti Hunitetu, Kairatu, Kairatu Barat, Kairatu Timur, Seram Barat, Taniwel dan Taniwel Timur, wilayah tersebut berada pada potensi menengah hingga tinggi.

Menyikapi bahaya gerakan tanah di wilayah Huamual, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi bencana susulan.

(isn/isn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER