DPR Minta Anak Buah Nadiem Turun Tangan soal Nasib SDN Pocin 1 Depok

CNN Indonesia
Rabu, 30 Nov 2022 19:45 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendikbudristek ikut menyelesaikan polemik pembangunan masjid di lahan SDN Pocin 01. Para murid SDN Pondok Cina 01 Depok belajar tanpa kehadiran guru, hanya dibantu relawan dari orang tua dan kepemudaan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda meminta anak buah Mendikbudristek Nadiem Makarim di Kemendikbudristek untuk turun tangan dalam polemik rencana pembangunan masjid di lahan SDN 01 Pondok Cina, Kota Depok, Jawa Barat.

Ia berharap polemik tersebut bisa segera selesai.

"Saya kira Kemendikbud harus mengambil langkah untuk mengkoordinasikan, memastikan, bahwa ketidaknyamanan ini harus disudahi dan minta kepada Pemda Kota Depok untuk menyelesaikan kasus ini," kata Huda saat dihubungi, Rabu (30/11).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai tak ada urgensi bagi Pemkot Depok untuk membangun sebuah masjid raya dengan mengorbankan bangunan sekolah.

Apalagi, kata Huda, sekolah baru yang akan menjadi tempat relokasi para siswa SDN 01 Pondok Cina belum siap.

"Saya tidak tahu persis ya, apa rencana di balik pembangunan masjid itu yang harus mengorbankan sekolah. Saya belum ketemu urgensinya sama sekali," tuturnya.

Ia mengaku telah berkomunikasi dengan Pemkot Depok terkait masalah tersebut. Huda pun meminta agar proses relokasi sekolah baru bagi para siswa cepat selesai.

Huda meminta Pemkot Depok tak mengorbankan pendidikan yang jelas-jelas bermanfaat.

"Sementara dunia pendidikan sangat jelas kebermanfaatannya," kata dia.

SEbagai informasi, lahan SDN Pocin 01 mau dialihfungsikan untuk pembangunan masjid. Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan pemerintah menerima aspirasi dari masyarakat yang kesulitan mencari masjid di sekitar Jalan Margonda Raya.

Saat ini, para siswa SDN Pocin 01 yang bertahan, belajar di kelas tanpa didampingi guru. Pemkot Depok meminta para siswa di SDN Pocin itu untuk direlokasi ke sekolah lain yakni SDN Pocin 3 dan SDN Pocin 5.

Namun, berdasarkan data yang dihimpun pada Selasa (29/11), sebanyak 200 orang tua dan siswa menolak dan memilih bertahan belajar di SDN Pocin 01.

Di satu sisi, pada Rabu siang ini, para orang tua muridSDN Pocin 1 itu melakukan audiensi dengan Pemkot Depok yang dipimpin Sekretaris Daerah Supian Suri.

(thr/tsa)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER