Pakar Kritik Subsidi Motor Listrik Rp7,8 T: Mending Buat Angkutan Umum

CNN Indonesia
Sabtu, 03 Des 2022 10:37 WIB
Pakar transportasi dari MTI memandang subsidi pengadaan kendaraan listrik sebaiknya diprioritaskan untuk transportasi umum, bukan kepemilikan pribadi. Ilustrasi. Warga menunggu transportasi umum yakni bus listrik Transjakarta di Jakarta beberapa waktu lalu. (CNNIndonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Indonesia disebut bakal menganggarkan sedikitnya Rp7,8 triliun untuk subsidi motor listrik.

Angka itu berasal dari target kepemilikan 1,2 juta unit motor listrik hingga 2024 nanti. Itu berarti, per unit motor listrik akan mendapatkan subsidi Rp6,5 juta. Rencana pemberian subsidi motor listrik dilontarkan Menko Marves Luhut B Pandjaitan beberapa waktu lalu.

Namun, pengamat transportasi memandang 'bantuan pemerintah' kendaraan listrik itu sebaiknya bukan pada kepemilikan pribadi, melainkan untuk angkutan umum terutama yang berbasis listrik (electrical vehicles).

"Uang sebesar itu lebih baik untuk angkutan umum saja...Sehingga kota kota itu tidak hanya bisa mengurangi polusi juga mengurangi kemacetan. Kalau cuma sepeda motor tetap macet juga kan," ujar Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (2/12).

"Lebih bermanfaat untuk pengembangan transportasi umum," sambung akademisi dari Unika Soegijapranata itu.

Djoko mencontohkan apabila pemerintah menggelontorkan paling tidak Rp6,5 triliun untuk transportasi umum, setidaknya bisa dipakai untuk membelanjakan 2.031 unit bus medium--dengan estimasi harga per unit adalah Rp3,2 miliar.

Adapun dengan jumlah yang sama di atas, menurutnya bisa pula untuk membeli 1.513 bus besar dengan estimasi harga per unit Rp4,6 miliar.

Rp7,8 T untuk Subsidi Motor Listrik Bisa Buat Apa Saja?

Diberitakan sebelumnya, pemerintah membutuhkan dana sedikitnya Rp7,8 triliun untuk subsidi motor listrik.

Angka itu berasal dari target kepemilikan 1,2 juta unit motor listrik hingga 2024 nanti. Artinya, per unit motor listrik akan mendapatkan subsidi senilai Rp6,5 juta.

Diketahui, rencana pemberian subsidi motor listrik dilontarkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan.

Tidak hanya motor listrik, pemerintah bahkan menyiapkan skema subsidi untuk pembelian mobil listrik.

Di sisi lain, Kementerian Keuangan menyebut masih membahas soal anggaran subsidi untuk pembelian kendaraan listrik tahun depan.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengatakan rencana pemberian subsidi tersebut masih dalam tahap awal diskusi di internal pemerintah.

"Subsidi kendaraan listrik sedang didiskusikan," ujar Isa singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (1/12).

Isa mengaku nilai subsidi yang akan diberikan belum diketahui karena masih melihat kesanggupan dari APBN sendiri.

Selain itu, di kementerian atau lembaga mana pun nanti anggaran tersebut dialokasikan belum ditetapkan.

(pop/kid)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER