LIGA SUPER INDONESIA
Persib vs Arema Tetap Digelar di Jakarta
CNN Indonesia
Kamis, 30 Okt 2014 16:10 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Liga Indonesia memastikan sementara ini semifinal Liga Super Indonesia (LSI) tetap digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta. Hal itu diutarakan Sekretaris PT Liga Tigor Shalom Boboy di kantor PT Liga, Jakarta, Kamis (30/10).
Untuk hal tersebut, lanjut Tigor, pihaknya masih terus bekerja sama dengan pihak keamanan dan simpul suporter klub yang berada di Jakarta.
Sebelumnya, sempat muncul kabar pendukung Persija Jakarta, The Jak, menolak kehadiran suporter Persib Bandung datang ke Jakarta. Persib adalah klub yang paling dulu lolos ke semifinal dari Grup L 8 Besar LSI. Ia akan menghadapi runner up Grup K, Arema Malang di semifinal.
Tigor mengakui PT Liga membuat rencana tempat cadangan untuk menggelar semi final LSI. Namun, tegasnya, sampai dengan tadi siang tempat itu akan tetap di GBK.
"PT Liga tidak gentar karena satu pihak. Bukan karena the jak. Apapun yang diputuskan sudah dipikirkan. Agar berjalan dengan bagus," kata Tigor.
PT Liga, lanjutnya, akan menjadi panitia penyelenggara semifinal dan final. Adapun untuk keamanan, ia mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak berwenang dan klub-klub suporter di Jakarta.
Ia pun berharap para suporter dapat mendukung dan tidak mengulang kekacauan yang terjadi pada 2008.
"Itukan pengalaman buruk dan kita enggak mau terjadi lagi. Waktu itu harus dipindah ke Soreang dan tanpa penonton," katanya.
Untuk hal tersebut, lanjut Tigor, pihaknya masih terus bekerja sama dengan pihak keamanan dan simpul suporter klub yang berada di Jakarta.
Sebelumnya, sempat muncul kabar pendukung Persija Jakarta, The Jak, menolak kehadiran suporter Persib Bandung datang ke Jakarta. Persib adalah klub yang paling dulu lolos ke semifinal dari Grup L 8 Besar LSI. Ia akan menghadapi runner up Grup K, Arema Malang di semifinal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PT Liga tidak gentar karena satu pihak. Bukan karena the jak. Apapun yang diputuskan sudah dipikirkan. Agar berjalan dengan bagus," kata Tigor.
Ia pun berharap para suporter dapat mendukung dan tidak mengulang kekacauan yang terjadi pada 2008.
"Itukan pengalaman buruk dan kita enggak mau terjadi lagi. Waktu itu harus dipindah ke Soreang dan tanpa penonton," katanya.