Gatot mengatakan, pihaknya enggan berandai-andai jika PT Liga tetap menggelar ISL 2015 dengan 18 tim. Namun, pria yang juga menjabat sebagai anggota Tim Sembilan Kemenpora itu memastikan pihaknya sudah menyiapkan strategi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenpora hingga kini masih berharap PSSI dan PT Liga mematuhi hasil verifikasi BOPI. Gatot juga enggan mengomentari pernyataan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono.
"Kami sudah koordinasi. Mabes Polri tidak akan kasih izin. Kami sudah komunikasi terakhir jam 11.00 siang tadi. Mereka sudah komunikasi ke Polda masing-masing daerah juga. Untuk lebih lanjutnya lagi, itu masalah kepolisian. Polisi juga cerdas pasti," ucap Gatot.
Ditanya mengenai keberhasilan PT Liga menggandeng Qatar National Bank (QNB) Group menjadi sponsor utama ISL hingga akhir 2017, Gatot mengaku tidak bisa berbicara banyak.
"Ganti nama ISL? Kami belum dapat info. Kami sekarang lebih fokus terhadap 16 tim dalam ISL 2015," ujar Gatot. (har)