Walaupun begitu, Sherwood percaya itu adalah hal terbaik baginya serta tak ada penyesalan atas itu.
"Spurs adalah klub yang bagus. Mereka sudah sangat baik kepada saya, Tottenham, selama bertahun-tahun. Saya tidak akan duduk disini sebagai manajer Aston Villa kalau itu bukan karena Tottenham Hotspur," ujar Sherwood seperti dikutip Telegraph.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sherwood mengatakan dirinya tetap menjalin komunikasi dengan Levy sejak kepergiannya dari Spurs. Nyatanya, lanjut Sherwood, ia dan Levy tak memiliki masalah papaun.
Selain Kane, bintang muda Spurs yang diklaim Sherwood muncul karenanya adalah Danny Rose dan Nabil Bentaleb.
Namun, pada Mei tahun lalu mantan pemain gelandang itu dipecat Levy setelah dikalahkan Aston Villa dengan skor 0-3.
Pada hari kasih sayang tahun ini, 14 Februari 2015, Sherwood ditunjuk Villa menjadi manajer untuk mengganti Paul Lambert yang dipecat.
Pada pertandingan pertamanya Sherwood memberi kado kemenangan atas Leicester City dengan skor 2-1 pada ajang Piala FA.
Sayang, di pertandingan liga pertama, Villa justru ditekuk Stoke City dengan skor 1-2 di kandang sendiri, 21 Februari 2015. Kemenangan pertama di liga Sherwood bersama Villa didapat pada laga ketiga saat melawan West Bromwich di Stadion Villa Park, 4 Maret 2015.
Setelah itu Villa mendapatkan tiga kemenangan berturut-turut selama Maret. Namun di tiga pertandingan terakhir, Villa belum merasakan kemenangan (dua kali kalah).
Akhir pekan ini Sherwood akan melawan bekas klub asuhannya Stadion White Hart Lane, London. Bagi Sherwood laga itu akan menjadi momen emosional. Selain membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih, balas dendam terhadap klub yang mendepaknya, dan memperbaiki peringkat Villa di klasemen liga.
Setelah imbang 3-3 dengan Queens Park Rangers tengah pekan ini, Villa menjauhi zona degradasi. Aston Villa kini berada di peringkat ke-16 dengan nilai 29 poin. (kid/kid)