Jan Oblak, Kiper 22 Tahun Man of The Match Derby Madrid

Vetriciawizach, CNN Indonesia | Rabu, 15/04/2015 08:43 WIB
Meski bertaburan bintang seperti Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, atau Mario Mandzukic, pemain dengan penampilan paling gemilang adalah Jan Oblak. Jan Oblak melakukan penyelamatan satu lawan satu melawan Gareth Bale. (Reuters/Juan Medina)
Madrid, CNN Indonesia -- Atletico Madrid memastikan rekor tidak terkalahkan dari Real Madrid dalam tujuh pertandingan terakhir tetap bertahan ketika mereka mendapatkan skor kacamata melawan El Real di perempat final Liga Champions, pada Selasa (14/4).

Padahal El Real sendiri tampil lumayan baik dan mencatatkan 17 peluang sementara Atletico hanya membuat 8 kali tembakan. Namun Los Rojiblancos mampu dengan gigih bertahan dan memastikan tidak kebobolan.

Hasil tersebut membuat peluang Atletico untuk lolos ke semi final semakin besar, karena Real Madrid tidak mendapatkan gol tandang. Jika Fernando Torres dkk bisa mendapatkan satu gol di Stadion Benabeu, maka Real Madrid pun harus mencetak minimal dua gol untuk lolos.


Pelatih Diego Simeone sendiri patut berterima kasih kepada sang penjaga gawang, Jan Oblak. Kiper asal Slovenia berusia 22 tahun itu melakukan serangkaian penyelamatan gemilang yang membuat gawang Atletico tak terkoyak.

Total delapan kali penyelamatan dilakukan Oblak selama 90 menit bertanding. Sebagai kiper yang bertugas untuk mengirimkan bola untuk serangan balik, Oblak juga mencatatkan tujuh umpan panjang akurat.

Di babak pertama, Oblak melakukan dua kali penyelamatan brilian dari tendangan Gareth Bale dan juga menepis tendangan jarak jauh James Rodriguez. Demikian pula tendangan Kroos yang sukses ia amankan. Oblak pun tenang ketika menghadapi umpan-umpan silang dari penyerang sayap Madrid.

Untuk berbagai penyelamatannya ini, situs olahraga ESPN FC pun memberikan ia nilai 9 dari skala 10.

Penampilan gemilang Oblak terlihat lebih mengesankan karena ia sebenarnya hanya kiper cadangan Atletico. Namun karena kiper utama Miguel Angel Moya mendapatkan cedera hamstring di babak 16 besar, Oblak pun diturunkan oleh Simeone.

Sejak pindah dari musim panas lalu dari Benfica dengan harga transfer £12,6 juta, Oblak sendiri memang kerap dibangkucadangkan. Hingga saat ini, ia baru tampil di dua laga Liga Champions, enam pertandingan di Piala Raja, dan empat kali di La Liga.

Namun dengan hanya mengantongi 13 pertandingan, kiper muda ini tak tampil gugup. Tak ayal, Oblak pun mendapatkan pujian dari Carlo Ancelotti dan Iker Casillas.

Ancelotti mengatakan Oblak bermain sangat bagus, sementara Casillas menyebutnya orang paling berpengaruh terhadap hasil laga tadi malam. (vws)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK