Parma akan Dijual dengan Harga 20 Juta Euro
Martinus Adinata | CNN Indonesia
Rabu, 22 Apr 2015 15:51 WIB
Parma, CNN Indonesia -- Pengadilan Italia telah setuju agar juru kunci Liga Italia, Serie A, Parma dijual dengan harga 20 juta euro setelah dinyatakan pailit.
Hakim Pietro Rogato memberikan tenggat waktu hingga 6 Mei nanti untuk para pihak yang berminat mengambil alih kepemilikan klub tersebut. Setelah itu, harga pembelian Parma akan turun secara bertahap sebanyak 25 persen.
"Jika tidak ada tawaran yang masuk di periode yang ditetapkan (hingga 6 Mei), proses lelang baru akan berlangsung pada 12 Mei, 18 Mei, 22 Mei, dan 28 Mei," demikian pernyataan klub yang dikutip dari ESPN FC, Rabu (22/4).
Pada situsnya Parma menyatakan pihak-pihak yang berminat itu tak dibatasi pada investor Italia saja.
Nantinya investor baru itu harus membayar utang klub yang mencapai 74 juta euro, agar klub tersebut diperbolehkan untuk berlaga di Serie B musim depan. Pasalnya juara Piala UEFA 1998/99 itu dipastikan akan terdegradasi pada akhir musim nanti.
Saat ini akuntan Angelo Anedda dan Alberto Guiotto telah ditunjuk untuk mencari investor baru bagi klub yang telah dinyatakan bangkrut sejak bulan lalu tersebut.
Para pemain Parma sendiri belum mendapatkan gaji mereka sejak musim panas lalu, harus mencuci kostum sendiri, dan seringkali kesulitan mencari transportasi untuk datang ke pertandingan.
Walaupun begitu, dua pekan lalu, klub yang dilatih Roberto Donadoni itu berhasil mengalahkan pemuncak klasemen sementara Serie A saat ini, Juventus, dengan skor 1-0 di Stadion Ennio Tardini. (kid/kid)
Hakim Pietro Rogato memberikan tenggat waktu hingga 6 Mei nanti untuk para pihak yang berminat mengambil alih kepemilikan klub tersebut. Setelah itu, harga pembelian Parma akan turun secara bertahap sebanyak 25 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya investor baru itu harus membayar utang klub yang mencapai 74 juta euro, agar klub tersebut diperbolehkan untuk berlaga di Serie B musim depan. Pasalnya juara Piala UEFA 1998/99 itu dipastikan akan terdegradasi pada akhir musim nanti.
Para pemain Parma sendiri belum mendapatkan gaji mereka sejak musim panas lalu, harus mencuci kostum sendiri, dan seringkali kesulitan mencari transportasi untuk datang ke pertandingan.
Walaupun begitu, dua pekan lalu, klub yang dilatih Roberto Donadoni itu berhasil mengalahkan pemuncak klasemen sementara Serie A saat ini, Juventus, dengan skor 1-0 di Stadion Ennio Tardini. (kid/kid)