"Jika pertimbangan saya adalah diri saya sendiri, pertarungan ini akan sulit untuk diwujudkan. Saya tidak ingin 60-40," kata Pacquiao seperti yang dikutip dari situs LA Times, Senin (27/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pacquiao menerima kesepakatan pembagian nilai pertarungan tersebut 60% - 40% dengan Mayweather yang mendapat keuntungan lebih. Meski dirugikan, petinju yang juga dikenal dengan sebutan 'Pac-Man' ini tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Penantian pertarungan tersebut kini sudah kurang dari seminggu. Berdasarkan yang dilansir dari situs SF Gate, Pacquiao bersama pelatihnya, Freddie Roach, kini akan bersiap menuju ke Las Vegas dari Los Angeles.
"Manny akan berlatih hari Senin untuk terakhir kalinya," ujar Roach.
Sementara Pacquiao akan segera tiba di kota terpadat di negara bagian Nevada tersebut, Mayweather sudah menunggunya di sana dan telah berlatih di tempat latihan pribadinya yang berada di sebelah barat Las Vegas. Promotor Mayweather, Leonard Ellerbe, mengatakan bahwa Mayweather akan memperlakukan lawannya seperti petinju besar lain yang pernah ia lawan.
"Ini pertarungan yang biasa. Floyd akan menampilkan penampilan yang spektakular. Anda dapat menjaminnya," kata Ellerbe.
Pacquiao sendiri akan memastikan ia berada di kondisi yang paling baik. "Menjadi yang tak diunggulkan di pertarungan ini membuat Anda lebih fokus pada latihan, dari hari pertama hingga hari terakhir. Saya sangat percaya diri.
"Latihan saya, kondisi saya, saya dapat merasakannya. Kecepatan, gerak kaki, dan pukulan adalah hal-hal untuk mengalahkan gaya bertahan Mayweather dan memenangkan pertarungan.
"Saya siap," kata petinju berusia 36 tahun tersebut. (vws)