Bagi Norman, pencapaian petenis didikannya tersebut seolah menuntaskan rasa penasaran atas turnamen Perancis Terbuka yang gagal ia menangkan, baik sebagai pelatih maupun ketika masih aktif bermain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Partai final itu adalah pencapaian tertinggi Norman sebagai petenis. Sisanya, ia hanya pernah mencapai semifinal Australia Terbuka.
Wawrinka yang mengetahui kesedihan itu sempat berlari ke atas tribun untuk memberikan pelukan untuk Norman seusai ia mengalahkan Djokovic. Pada pidatonya, petenis berusia 30 tahun itu juga mendedikasikan kemenangan tersebut untuk sang pelatih, meski dua orang mentornya yang lain juga hadir di tribun.
Stan Wawrinka menjadi anak didik Magnus Norman pertama yang mendapatkan Perancis Terbuka. (REUTERS/Jean-Paul Pelissier) |
"Yang ini untukmu," kata Wawrinka pada Norman. "Anda yang memenangi ini."
Hal ini kemudian dibalas oleh Norman. "Stan berkata kepada saya bahwa ia akan coba memenangkannya untuk saya," kata pria berusia 39 tahun itu sembari tersenyum lebar.
Ironisnya, keberhasilan Wawrinka mempersembahkan Perancis Terbuka bagi pelatihnya membuat Djokovic tidak bisa melakukan hal sama.
Pelatih Djokovic, Boris Becker, adalah mantan petenis yang juga tak pernah mendapatkan piala Perancis Terbuka, meski ia dulunya adalah mantan petenis nomor satu dunia yang pernah memenani enam grand slam.
Gara-gara Wawrinka, Djokovic harus menunggu minimal satu tahun lagi untuk membuat Becker mencicipi manisnya gelar Perancis Terbuka.
[Gambas:Twitter]
(vws)
Stan Wawrinka menjadi anak didik Magnus Norman pertama yang mendapatkan Perancis Terbuka. (REUTERS/Jean-Paul Pelissier)