Menurut Valcke, keputusan tersebut diambil pada Februari lalu. Hal itu dilakukan untuk menghindari tuntutan hukum dari Fox terkait Piala Dunia 2022 di Qatar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun para pesaing Fox meragukan alasan tersebut. Mereka curiga jika hal tersebut dilakukan atas pertimbangan lain.
Untuk kontrak tersebut, Fox dikabarkan membayar sebesar 470 juta dolar AS. Nilai tersebut sepuluh persen lebih besar dari gabungan hak siar di Rusia dan Qatar.
Jumlah pembayaran tersebut dianggap akan memancing tawaran yang lebih tinggi dari salah satu pesaing Fox, yakni ESPN. ESPN diyakini akan memberi tawaran lebih tinggi lagi, yaitu 500 juta dolar AS, seiring dengan semakin populernya sepak bola di Amerika Serikat.
Maka, tidak aneh jika Blatter dan Valcke akhirnya menyewa pengacara andal di Amerika Serikat. Blatter diketahui menggaet jasa Richard Cullen, kepala firma hukum McGuireWoods dan mantan jaksa penuntut federal di Amerika Serikat sebagai pengacaranya dalam kasus yang membelit FIFA. (vri)