Serena Williams Protes Diskriminasi Gender di Wimbledon
Martinus Adinata | CNN Indonesia
Rabu, 08 Jul 2015 19:37 WIB
London, CNN Indonesia -- Setelah sebelumnya Caroline Wozniacki memprotes diskriminasi gender dalam ajang turnamen grand slam Wimbledon, kini petenis nomor satu dunia, Serena Williams pun mengungkap hal serupa.
"Petenis wanita tak banyak memiliki kesempatan untuk tampil di lapangan besar. Petenis wanita hanya tampil sekali di Lapangan Satu dan Lapangan Utama (di akhir pekan ketika Wozniacki kalah)," ujar Wozniacki sebelumnya.
Pendapat itu juga didukung Williams, sesaat setelah berhasil mengalahkan Victoria Azarenka di lapangan utama, 3-6, 6-2, dan 6-3, Rabu (8/7).
"Kami masih berjuang untuk itu (kesempatan yang sama bagi petenis putri untuk tampil di lapangan utama)," ujar Williams seperti yang dilansir Guardian. "Kami telah membuat kemajuan dan semoga kami terus melanjutkannya."
Lebih lanjut, Williams mengatkan dikriminasi itu terjadi di hampir seluruh turnamen tenis profesional di dunia.
"Hampir semua turnamen yang melibatkan pria dan wanita, jadi saya pikr ini merupakan perdebatan besar yang akan kita miliki," ujar Williams menambahkan.
Di ajang Wimbledon sendiri, selama tujuh hari pertama di Wimbledon hanya ada sembilan dari 24 pertandingan tenis putri yang tampil di lapangan utama. (kid/kid)
"Petenis wanita tak banyak memiliki kesempatan untuk tampil di lapangan besar. Petenis wanita hanya tampil sekali di Lapangan Satu dan Lapangan Utama (di akhir pekan ketika Wozniacki kalah)," ujar Wozniacki sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Williams mengatkan dikriminasi itu terjadi di hampir seluruh turnamen tenis profesional di dunia.
Di ajang Wimbledon sendiri, selama tujuh hari pertama di Wimbledon hanya ada sembilan dari 24 pertandingan tenis putri yang tampil di lapangan utama. (kid/kid)