"Rossel dan Bartomeu membuat hidup Guardiola sangat sulit, pelatih yang mempertahankan gaya bermain tertentu," kata Laporta seperti dikutip dari Marca.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka lalu bertaruh dengan Tata Martino. Bartomeu ingin mempertahankannya. Setelahnya mereka mengincar Luis Enrique karena Zubizarreta mendapatkan keinginannya. Apa yang terjadi selanjutnya? Mereka menyingkirkan Zubizarreta."
Laporta sendiri menjanjikan bahwa jika ia terpilih menjadi presiden maka Luis Enrique akan tetap menjadi pelatih Barcelona.
Tak hanya mengkritik kebijakan kedua mantan presiden tersebut, Laporta juga menyatakan bahwa Bartomeu tak pantas untuk menjadi presiden Barcelona.
"Sedang disidang karena tuduhan korupsi, pengemplang pajak, dan penipuan, ia tidak dalam posisi yang tepat untuk terpilih sebagai presiden klub." (vws)