"Kami memang musuh di lapangan, namun di luar lapangan kami berkawan akrab," tutur Chong Wei menggambarkan pertemanan mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keakraban antara para pebulutangkis top ini pun tergambar jelas pada sesi tanya jawab dengan media. Peter Gade yang ditanya tentang rencana perubahan sistem skor yang sempat mengapung beberapa waktu lalu langsung melempar pertanyaan tersebut pada Chong Wei.
"Bila sistem poin 11 yang diberlakukan, saya rasa Taufik dan Peter Gade akan secepatnya kembali bermain," kata Chong Wei disambut tawa oleh Taufik dan Peter Gade.
Keakraban antara para legenda itu terus tergambar selama acara berlangsung. Mereka bertiga, minus Lin Dan yang tak bisa hadir, begitu santai menjalani acara ini dan sama sekali tidak terlihat seperti hanya terikat kontrak kerja dengan apparel yang mendukung mereka.
Jika dari segi prestasi Lin Dan merupakan pebulutangkis yang paling bersinar dibandingkan tiga rekannya, maka dari segi pergaulan Chong Wei yang lebih unggul.
"Saya bisa bahasa melayu, China, dan Inggris. Jadi saya bisa ngobrol dengan Taufik, Lin Dan, dan Peter Gade dengan lancar," tutur Chong Wei memberitahukan keunggulannya. (ptr/ptr)