"Tentunya 23 poin merupakan keuntungan besar di lima balapan tersisa. Tetapi saya masih harus memenangi setiap balapan atau setidaknya naik podium, karena Jorge masih memiliki potensi untuk memenangi semuanya," ujar Rossi seperti dilansir Crash.net.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati jarak antara Marquez dan Lorenzo di peringkat kedua cukup jauh --40 poin, Rossi menganggap pebalap asal Spanyol itu secara matematis masih berada dalam persaingan.
Namun, sirkuit Aragon bukan salah satu sirkuit yang bersahabat untuk Rossi. Pasalnya, setelah finish di peringkat kedelapan pada 2012 dan naik podium di peringkat ketiga satu tahun berikutnya, Rossi justru mengalami kecelakaan pada balapan tahun lalu.
Memacu motornya dalam kondisi basah karena hujan, Rossi kehilangan kontrol atas motornya dan sempat kehilangan kesadaran setelah mengalami kecelakaan.
Sebaliknya, Lorenzo saat itu berhasil keluar sebagai juara di Aragon, setelah mengatasi perlawanan rekan senegaranya, Aleix Espargaro, yang berada di peringkat kedua.
Sementara itu keputusan Marquez untuk menggunakan ban kering di lintasan basah pada musim lalu berbuah fatal, setelah ia sempat terjatuh dan hanya mengakhiri balapan di peringkat ke-13. (ptr/ptr)