Dalam pernyataannya, pria 79 tahun itu mengatakan dirinya tidak melakukan sesuatu yang ilegal atau tidak dapat dibenarkan berdasarkan hukum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumat pekan lalu Kejaksaan Swiss dibantu kepolisian setempat melakukan penggeledahan ke kantor Blatter di Zurich.
Para anggota tim itu menunggu hingga pertemuan selesai sebelum membawa Blatter ke ruang pertemuan dekat ruangan kantornya untuk diinterogasi. Di sana pulalah Blatter disebut akan menghadapi dakwaaan pidana.
Baca: Penetapan oleh Kejaksaan Swiss
Bukan hanya Blatter yang sedang dirundung masalah. Koleganya yang juga presiden UEFA, Michel Platini, pun mengalami hal serupa. Mantan playmaker Juventus dan timnas Perancis itu diduga menerima 'uang misterius' hingga US$2,1 juta pada 2011 silam.
Dalam surat kepada Komite Eksekutif FIFA, Platini mengatakan dia dapat menjelaskan mengenai uang yang diterimanya tersebut. Pria yang menjabat Presiden UEFA itu mengatakan uang itu berasal dari sebuah pekerjaan waktu penuh untuk FIFA.
"Saya harap dapat mengklarifikasi bahwa pada periode 1998 hingga 2002, saya bekerja untuk FIFA dalam segala hal terkait sepak bola. Itu adalah sebuah kerja waktu penuh dan fungsi (tugas) saya diketahui semuanya," ujar Platini.
Pria yang kini berusia 60 tahun itu menjelaskan kala itu ia juga dijanjikan remunerasi dan segala pembayaran itu lengkap dilunasi hingga 2 juta Franc Swiss (US$2,1 juta) pada Februari 2011. (kid/kid)