Akses pada email Valcke itu akan memberikan pihak penyidik Swiss pintu masuk untuk melihat hasil kerja orang kedua terkuat di FIFA itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uang suap ditransfer ke rekening Warner melalui rekening FIFA dengan label anggaran untuk panitia lokal Piala Dunia Afrika Selatan. Beberapa media Amerika Serikat, termasuk di antaranya New York Times, mengklaim bahwa petinggi FIFA yang menyetujui transfer tersebut adalah Valcke.
Valcke saat ini sedang dinonaktifkan dari posisinya, Kamis (17/9) lalu, setelah munculnya dugaan dirinya terkait dalam kasus penjualan tiket Piala Dunia 2014. Kasus tersebut saat ini sedang berada dalam investigasi Komite Etik FIFA.
Sekjen FIFA berusia 54 tahun itu tersangkut kasus tersebut setelah penjual tiket, Benny Alon, menunjukkan dokumen yang membuktikan adanya kesepakatan antara perusahaannya, JB Sports Marketing, dengan Valcke terkait penjualan tiket Piala Dunia.
Namun pihak pembela Valcke telah menepis tuduhan itu dan mengatakan bahwa isu yang dilemparkan pada pria asal Perancis itu merupakan tuduhan tak berdasar yang dibuat-buat.
Jika terbukti bersalah, Valcke akan mendapat sanksi dari Komite Etik FIFA berupa larangan terlibat dengan dunia sepak bola. (vws)