"Kami tidak mengharapkan kejadian ini terjadi, tapi ini masalah alam. Namun saya dapat kabar bandara di bali sudah normal dan angin berhembus ke arah utara."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski optimistis Bali masih bisa jadi tuan rumah, namun panitia tetap menyiapkan kota alternatif yaitu Solo dan Bandung.
"Tim tuan rumah dan tentunya jadwal jadi harus rombak total. Bisa jadi juga di Bandung. Kami pasti akan ambil keputusan secepatnya jika tidak bisa digelar di Bali,"tutur Hasani.
Piala Jenderal Soedirman sendiri diharapkan mampu mengisi kekosongan kalender sepak bola nasional. Ketua Organizing Committer Piala Jenderal Sudirman Letjen TNI, Agus Sutomo, berharap agar turnamen ini dapat berjalan dengan sukses.
"Kami memegang teguh amanat dari Bapak Presiden (Joko Widodo/Jokowi) yang dilimpahkan kepada Panglima TNI untuk menjalankan kembali roda sepak bola dengan tata kelola yang baik, profesional dan transparan."
"Dengan berjalannya kembali sepak bola, tidak hanya pelaku sepak bola yang diuntungkan tetapi juga seluruh pihak yang menggantungkan hidupnya dari penyelenggaraan sebuah pertandingan sepak bola," ucap Agus. (ptr/ptr)