Sebelumnya, pada awal pekan ini, panel Komisioner WADA mengumumkan tentang skandal doping di Rusia dan menyarankan agar Negara Beruang Merah itu diskors dari ajang internasional termasuk Olimpiade 2016.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putin menegaskan mereka yang bertanggungjawab atas persoalan tersebut harus cepat ditemukan.
"Sangat penting kita melakukan investigasi internal dan - saya ingin menggarisbawahi - ini menyediakan kerja-sama profesional paling terbuka dengan struktur anti-doping internasional."
Presiden organisasi atletik dunia (IAAF) Sebastian Coe menyatakan pihaknya memberi waktu kepada federasi atletik Rusia untuk menanggapi laporan WADA tersebut dengan tenggat waktu Jumat (13/11).
Presiden Komite Olimpiade (IOC) Thomas Bach mengatakan pada Rabu (11/10) organisasinya 'tidak berwenang' untuk mencoret Rusia dari cabang-cabang olahraga atletik di Olimpade 2016. Ia meminta IAAF yang memtuskan.
Bach mengatakan IOC akan terus menerapkan sebuah kebijakan tidak adanya toleransi untuk doping dan medali Olimpiade akan ditarik dari atlet Rusia manapun yang tertulis dalam laporan WADA jika terlibat dalam skandal doping.
"Kami memiliki rekam jejak yang akurat," ujar Bach. "Kami akan menjaga atlet agar tetap 'bersih'." (kid)