Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (21/11) itu, Persib harus menyerah karena gol semata wayang Rudi Widodo pada menit ke-63.
Hasil itu pun membuat Persib kini bertengger di peringkat tiga Grup C Piala Jenderal Sudirman. Tim Maung Bandung itu unggul agregat gol dari Surabaya United yang berada di peringkat keempat dengan jumlah poin sama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penampilan kami belum membaik. Pemain kurang gereget dari awal," ujar Djadjang seperti dikutip dari situs resmi Persib," ujar Djadjang.
Tekanan baik lewat permainan terbuka, skema serangan balik, hingga bola mati dilancarkan skuat asuhan Ibnu Grahan itu untuk menjebol gawang Persib.
Hasilnya, terlihat ketika Rudi Widodo berhasil memanfaatkan bola muntah hasil tendangan bebas Evan Dimas di dalam kotak penalti Persib.
Kiper Persib, I Made Wirawan telah menjauh dari bawah mistar gawang untuk menghalau bola tendangan tersebut. Dan, Rudi yang dalam posisi bebas pun dengan mudah menceploskan bola tanpa adangan berarti.
Made hampir saja kembali menjadi biang kebobolan Persib untuk kedua kalinya. Pada menit ke-86, Evan Dimas memanfaatkan kesalahan Made yang keluar jauh dari sarangnya. Beruntung spekulasi Evan gagal karena David Pagbe sukses menyelamatkan gawang Persib.
Berikutnya Persib akan melakoni laga ketiga melawan Pusamania Borneo FC (27/11) dan PS TNI (30/11).
Persib yang kini berada di peringkat ketiga Grup C tentu belum aman untuk lolos ke delapan besar. Namun, Djajang tak ingin skuatnya pesimis.
"Peluang belum tertutup. Itu akan kami manfaatkan dan semoga penampilan kami membaik," ujar pria yang akrab dengan sapaan Djanur tersebut.
Di sisi lain, Pelatih Surabaya United Ibnu Grahan mengaku senang para pemainnya bisa menjabarkan skema rancangan di lapangan. Kemenangan atas Persib itu pun ikut membuka asa Rudi dkk untuk lolos ke delapan besar. (kid)