Surat ini dikirimkan kepada Komite Eksekutif FIFA yang akan bertemu pada 2-3 Desember ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini adalah ketiga kalinya para sponsor angkat bicara terhadap skandal yang terjadi di tubuh FIFA dan meminta adanya badan independen yang mengawasi proses tersebut.
Kepada BBC, juru bicara FIFA mengatakan bahwa pihaknya tidak akan mengabaikan pandangan sponsor.
"Kami memahami gairah mereka pada sepak bola, dan kami berkomitmen untuk bekerja dengan mereka untuk melakukan perubahan positif sehingga kami bisa memenuhi misi kami mempromosikan sepak bola ke seluruh dunia," katanya.
FIFA kini menghadapi skandal terbesar dalam sejarah mereka setelah Kejaksaan Agung Amerika Serikat mengeluarkan perintah penangkapan terhadap 14 petinggi FIFA pada awal Mei Lalu.
Presiden FIFA Sepp Blatter juga telah meletakkan jabatannya dan kini sedang menerima sanksi tidak boleh beraktivitas di dunia sepak bola selama tiga bulan karena terkait skandal pembayaran terhadap Michel Platini.
Kongres Luar Biasa FIFA akan diselenggarakan pada 26 Februari untuk memilih presiden baru dan juga memilih paket-paket reformasi yang akan dirancang oleh Direktur Umum Komite Olimpiade Internasional (IOC), Francois Carrard. (vws)