Petinju asal Manchester yang menumbangkan Wladimir Klitschko untuk menjadi juara dunia kelas-berat pada November lalu ini sempat membuat pernyataan yang menghina perempuan, mengkritik kaum homoseksual, dan aborsi.
Kelakuannya kini mendapatkan teguran dari Dewan tersebut, tapi tidak ada sanksi yang dijatuhkan.
Dewan Pengawas Tinju menyatakan bahwa memang benar komentar Fury bersifat 'menyerang', tapi tidak melanggar hukum karena "menggunakan haknya dalam kebebasan berekspresi" dan mereka tidak boleh mengintervensi "hak dasar kemanusiaan" Fury.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (Fury) sudah memastikan dirinya mengerti dan bertangungjawab serta telah menyatakan penyesalannya," demikian bunyi dari pernyataan Dewan Pengawas tersebut.
Komentar Fury tersebut sempat memantik kemarahan publik Inggris. Berdasarkan yang dilansir dari BBC Sports (28/1), hampir 140 ribu orang menandatangani petisi yang meminta Fury dikeluarkan dari daftar BBC Sports Personality of the Year, sebelum ajang itu digelar Desember lalu.
BBC sendiri tetap mempertahankan nama Fury.
Sebuah pertarungan ulang antara Klitschko dan Fury akan berlangsung musim panas ini.
(vws)