Biaya Rp2,1 Miliar per Pekan Bukan Masalah bagi Schumi

Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Selasa, 09/02/2016 22:02 WIB
Biaya Rp2,1 Miliar per Pekan Bukan Masalah bagi Schumi Michael Schumacher masih mendapat perawatan intensif di rumahnya sejak keluar dari rumah sakit pada Juni 2014. (Getty Images/Clive Mason)
Jakarta, CNN Indonesia -- Keluarga Michael Schumacher harus mengeluarkan biaya perawatan 140 ribu euro (setara Rp2,1 miliar) per pekan untuk legenda balap Formula One (F1) tersebut. Pasalnya, Schumi dinobatkan sebagai salah satu sosok terkaya di Swiss.

Seperti dikutip dari majalah bisnis Bilanz, Schumacher merupakan tokoh F1 kedua terkaya yang tinggal di Swiss. Mantan pebalap Ferrari itu diklaim memiliki kekayaan hingga 700 juta euro (setara Rp10,6 triliun).

Schumacher hanya kalah dari bos Formula One Group, Bernie Ecclestone, yang memiliki kekayaan hingga 2,8 miliar euro atau setara Rp42,7 triliun.


Schumacher hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumahnya di dekat Danau Jenewa, Swiss, sejak diperbolehkan meninggalkan Rumah Sakit CHUV di Lausanne, 16 Juni 2014.

Juara dunia F1 tujuh kali itu sempat mengalami koma selama enam setelah mengalami cedera di bagian kepala karena kecelakaan bermain ski di Pegunungan Alpen pada Desember 2013.

Keluarga Schumacher juga patut berterima kasih kepada Mercedes Benz dan perusahaan finansial asal Jerman, DVAG, yang hingga kini masih menjadi sponsor mantan pebalap asal Jerman tersebut. Padahal sejumlah perusahaan lainnya sudah menarik diri sebagai sponsor Schumacher.

Pemasukan dari Mercedes Benz dan DVAG membuat keluarga Schumacher tidak harus memikirkan dana 8 juta euro per tahun yang harus dikeluarkan untuk biaya perawatan.

Direktur teknik Mercedes, Toto Wolff, merupakan salah satu tokoh F1 yang tinggal di Swiss dengan kekayaan yang cukup signifikan. Wolff diklaim memiliki kekayaan mencapai 350 juta euro (setara Rp5,3 triliun).

Sementara dua pebalap aktif yang memiliki kekayaan terbesar adalah Fernando Alonso dan pebalap Ferrari, Sebastian Vettel. Keduanya diklaim sama-sama memiliki kekayaan mencapai 120 juta euro (setara Rp1,8 triliun). (har)