Hamilton yang mengaku seorang penggemar Ayrton Senna --juara dunia tiga kali asal Brasil-- pernah beberapa kali mengungkapan ketidakpuasannya terhadap kondisi Formula 1 saat ini. Hal ini terutama disebabkan saat ini para pebalap sangat jarang menyalip karena kondisi ban yang terlalu mudah aus jika digunakan melaju sekencang mungkin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanyai apakah F1 secara mendasar rusak, tidak memilik arah, dan tidak sehat lagi, Hamilton menjawab: "Mungkin dua kata pertana yang Anda sebutkan. Saya tidak ingin berbicara terlalu banyak, tapi saya setuju dengan kata-kata itu."
Hamilton juga mempertanyakan sistem pengamanan kokpit baru yang dinamai Halo. Sistem yang berfungsi untuk membuat pebalap terhindar dari serpihan mobil ketika terjadi kecelakaan itu baru saja diuji coba oleh pebalap Ferrari, Kimi Raikkonen, di sesi pramusim di Barcelona.
Lewat media sosialnya, Hamilton mengatakan bahwa Halo adalah "modifikasi terburuk dalam sejarah F1."
Namun beberapa hari kemudian petinggi F1 mengatakan bahwa keputusan sistem kualifikasi yang baru akan diputuskan pada Jumat (4/3) ini.
"(Sistem) Itu baik-baik saja. Mengapa harus membuat bingung orang-orang lain?"
"Bahkan kami pun tidak mengerti yang sedang terjadi. Jadi bagaimana caranya orang-orang yang mengerti di TV bisa mengerti?"
(vws)