Sosok Pelatih Persija di Mata Mekan Nasyrov

Jun Mahares, CNN Indonesia | Rabu, 16/03/2016 17:00 WIB
Sosok Pelatih Persija di Mata Mekan Nasyrov Gelandang anyar Persija Jakarta asal Turkmenistan, Mekan Nasyrov, mulai bergabung dalam sesi latihan di Lapangan Villa 2000, Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (16/3). Skuat Macan Kemayoran akan bertolak ke Bali pada Kamis (17/3), untuk melakoni fase Grup B Piala Bhayangkara 2016. (CNN Indonesia/Jun Mahares)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Persija Jakarta mendapatkan amunisi gelandang asal Turkmenistan, Mekan Nasyrov, jelang Piala Bhayangkara.

Kehadiran gelandang sentral  itu tak lepas dari peran sang pelatih, Paulo Camargo. Keduanya memang diketahui memiliki hubungan harmonis saat berada di Persibo Bojonegoro empat tahun silam.

Oleh karena itu, tak heran bila Nasyrov punya banyak cerita tentang Camargo. Menurut Nasyrov, juru taktik asal Brasil itu dinilai punya pendekatan psikologis yang kuat dengan pemain.


"Coach Camargo sayang dengan semua pemain dan tidak pilih kasih. Dia tidak pernah marah-marah dengan nada keras seperti pelatih pada umumnya," kata Nasyrov kepada CNNIndonesia.com usai latihan di Lapangan Villa 2000, Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (16/3).

"Kalaupun marah dia tidak langsung bicara di depan banyak orang. Tapi, dia panggil untuk diskusi empat mata. Pendekatan psikologisnya bagus dan itu yang saya suka."

Selain memiliki pendekatan psikologis yang baik, mantan pelatih tim nasional Indonesia U-14 itu pun dinilai Nasyrov punya variasi taktik yang brilian. Bahkan, ia bisa menerapkan lebih dari satu skema dalam sebuah pertandingan.

"Dia bisa bikin variasi taktik tergantung lawan yang di hadapi. Makanya dia suka pilih pemain yang bisa masuk dengan beberapa skema. Jadi instruksi bisa berubah-ubah untuk memenangkan setiap pertandingan," urai Nasyrov yang fasih berbahasa Indonesia.

Pemain impor berusia 33 tahun itu bukan muka baru di kancah sepak bola Indonesia. Ia pernah merumput bersama Persik Kediri pada medio 2009-2011, sebelum memperkuat Persibo pada 2011-2012.

Nasyrov juga pernah membela Barito Putera pada rentang waktu yang berbeda, yakni musim 2012 dan 2014. Terakhir, ia bermain di Liga Super Turkmenistan 2015 bersama FC Energetik Mary sebelum akhirnya menerima tawaran Persija.

"Jujur, saya sangat rindu main di Indonesia dan bertemu dengan pemain dan pelatih yang saya kenal serta makanannya juga. Apalagi, Persija adalah tim besar dengan suporter besar seperti Jak Mania. Jadi langsung saya terima," ujar penikmat bebek goreng khas sambal Indonesia itu. (kid)