Menurut asisten pelatih Persija, Jan Saragih, tim berjulukan Macan Kemayoran itu justru diuntungkan dengan status kuda hitam atau underdog yang didapat. Pasalnya itu dinilai bisa membuat tampil tanpa beban untuk meraih gelar dalam kejuaraan yang dihelat mulai Kamis (17/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jan, tim Oranye di bawah kendali pelatih utama Paulo Camargo bakal menjanjikan warna yang berbeda pada turnamen kali ini. Ismed dkk diyakini akan tampil 100 persen untuk menjaga nama besar tim elite ibu kota.
"Ini hanya sekadar turnamen untuk persiapan kompetisi yang sesungguhnya. Pemain pasti tampil seratus persen, tapi kami juga tak mau memaksakan pemain untuk menghindari potensi cedera," ujar Jan.
Dalam dua kejuaraan sebelumnya, Piala Jenderal Soedirman (PJS) dan Piala Presiden, Ismed Sofyan dkk tak memiliki catatan gemilang.
Di bawah asuhan Rahmad Darmawan, Persija tak mampu lolos fase grup di Piala Presiden. Kemudian, Tim Jingga yang ditangani Bambang Nurdiansyah pun harus menelan pil pahit lantaran tersingkir di babak delapan besar PJS.
Pilihan Redaksi |
"Saya yakin anak-anak bakal memberikan yang terbaik karena kami bermain untuk Persija, The Jak, keluarga, dan diri sendiri. Jadi, harus tampil seratus persen dan kita harus menang dan berusaha mencapai juara," tutur Jan. (kid)