Saat ini setidaknya 16 atlet Rusia telah terbukti positif meldonium, termasuk di antaranya mantan petenis nomor satu dunia Maria Sharapova dan juga peraih medali emas selancar es Olimpiade, Semion Elistratrov.
Skandal ini memperumit keinginan Rusia untuk membuktikan kepatuhannya terhadap standar-standar anti-doping. Negara itu pada tahun lalu disanksi Federasi Atletik Dunia tidak boleh terlibat di kompetisi internasional. Atlet-atlet Rusia dituduh terlibat skema doping secara sistematis yang disponsori negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelari jarak pendek Rusia yang memenangi medali perak di Kejuaraan Eropa, Nadezhda Kotlyarova, pada Minggu (20/3) mengatakan bahwa ia menggunakan meldonium. Sebelumnya Menteri Olahraga Rusia Vitaly Mutko menyatakan bahwa meldonium tak digunakan oleh atlet di negara mereka.
"Kami memiliki informasi bahwa ada empat orang yang terbukti positif meldonium. Kami akan menangani hal ini hari ini," katanya seperti dikutip dari kantor berita Interfax.
Ia tidak menyebutkan nama keempat atlet tersebut dan belum diketahui apakah Kotlyarova termasuk di dalam daftar.
Shlyakhtin menegaskan hasil keempat atlet itu tidak akan memperumit situasi federasinya.
"Ini tidak akan memperparah (situasi), kasus ini sudah rumit dari sananya," kata Shlyakhtin kepada agensi berita R-Sport. (vws)