Berdasarkan hasil rapat yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Condro mengatakan pengawalan keamanan melibatkan personil gabungan, termasuk Kepolisian Daerah (Polda) dari tim yang bertanding, termasuk yang dilalui para pendukung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada gelaran sebelumnya, Oktober 2015, ketika Persib melaju ke final Piala Presiden, situasi pengaman di Jakarta diterapkan Polda Metro Jaya hingga mencapai siaga satu. Hal itu disebabkan rivalitas mendalam antara pendukung Persib dan pendukung Persija Jakarta, JakMania.
Terkait pengawalan dan pengaman untuk pendukung dua tim yang akan bertarung di partai final Piala Bhayangkara pada akhir pekan ini, Condro menuturkan, "Pengawalan yang dilakukan nanti adalah pengawalan lalu lintas, setiap ada gangguan pasti akan terdeteksi dan ditangani."
"Jam satu siang dijadwalkan para suporter sudah bisa masuk stadion, sementara sterilisasi stadion dilakukan 4 jam sebelumnya, sudah dilakukan sebelum pak Jokowi (Presiden RI Joko Widodo) tiba. Pengamanan pulang juga kurang lebih sama teknisnya sudah diatur semuanya," sambung pria yang memiliki jabatan sebagai Kepala Korps Lalu Lintas Polri tersebut.
Condro mengatakan personel keamanan yang akan dilibatkan besok mencapai 11.500 untuk Polda metro jaya dan gabungan dengan unsur TNI. Jumlah tersebut bisa mencapai hingga 15 ribu.
Ia pun menjamin bahwa Polri dan aparat keamanan gabungan akan mengawal jalannya persiapan hingga akhir final Piala Bhayangkara. Artinya, para suporter tim masing-masing akan dikawal saat berangkat hingga kembali ke daerah usai pertandingan.
(kid)