Finis Kedua untuk Rio Haryanto

Manor Grand Prix Racing Ltd & Getty Images & Reuters, CNN Indonesia | Senin, 18/04/2016 09:52 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Rio Haryanto kehilangan kecepatan di akhir-akhir balapan di GP China sehingga ia menyelesaikan balapan di posisi ke-21.

Rio Haryanto memulai GP China dengan berbagai aktivitas media dan juga bertemu dengan para penggemarnya di China. Termasuk mengunjuki KJRI. (Mark Thompson/Getty Images)
Pendukung Rio di China meramaikan sesi latihan bebas dengan teriakan dukungan bagi pebalap 23 tahun itu. (Dok. Manor Grand Prix Racing Ltd)
Rekan setim Rio Haryanto, Pascal Wehrlein, menyaksikan pawai budaya yang berlangsung pagi hari sebelum balapan. (Dok.Manor Grand Prix Racing Ltd)
Rio berbincan dengan salah satu teknisinya sebelum balapan. Menurutnya strategi ban akan sangat menentukan dalam balapan di suhu yang panas seperti Shanghai. (Dok. Manor Grand Prix Racing Ltd)
Rio sempat diwawancarai Sky Sports soal Lewis Hamilton yang memulai balapan di belakangnya. Rio menjawab ia hanya akan fokus pada pekerjaannya. (Dok. Manor Grand Prix Racing Ltd)
Mobil Rio Haryanto sebelum memulai balapan. Ia mendapatkan posisi ke-20 di sesi kualifikasi, dan berada di depan Wehrlein dan Hamilton di grid. (Dok. Manor Grand Prix Racing Ltd)
Dalam balapan yang penuh drama tersebut, Rio sempat menduduki posisi delapan besar sementara Wehrlein di empat besar di awal-awal balapan. (Dok. Manor Grand Prix Racing Ltd)
Tapi perbedaan kemampuan mesin dengan tim-tim lainnya membuat duo Manor ini kembali tercecer ke akhir barisan. (Clive Mason/Getty Images)
Jelang balapan usai, Manor menerapkan strategi berbeda untuk Rio dan Wehrlein. Rio menggunakan ban medium, sementara Wehrlein ban super-lunak. (Dok.Manor Grand Prix Racing Ltd)
Di akhir balapan Wehrlein finis di posisi ke-17, sementara Rio ke-21 setelah mengatasi perlawanan Jolyon Palmer dari Renault. (Mark Thompson/Getty Images)




BACA JUGA